Komnas PA Siap Dampingi Korban Nikah di Bawah Umur

Jakarta-,Koranpelita.com

Pria berinsial SP (54) dilaporkan ke polisi karena diduga menikahi anak berusia 7 tahun berinisial D.

SP dilaporkan keluarganya sendiri inisial WDP, ACW dan JL. Berdasarkan informasi, SP menikahi bocah tahun 2016 dan baru dilaporkan ke Polda Jateng tahun 2020, namun hingga saat ini laporan tersebut masih belum ada perkembangannya.

Dalam keterangan tertulisnya WDP mewakili keluarga besar SP mengatakan, menolak langkah SP menikahi anak dibawah umur.

WDP menyatakan tidak setuju atas perbuatan terlapor (SP) dengan menikahi D, apalagi kata ia, waktu itu SP memangku menciumi, dan berkata “kowe saiki wes dadi bojoku” (kamu sekarang sudah jadi istriku) kepada D.

“Saat itu bocah D saat pernikahan masih berusia 7 tahun, maka dari itu dirinya dan berapa saksi melaporkan perbuatan SP di Polda Jawa Tengah,” kata WDP dalam pernyataan tertulisnya.

Atas kejadian itu, pendamping hukum dan tim advokasi Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) perwakilan Jawa Tengah di Semarang Heru Budhi Sutrisno, SH, MH, yang mengawal kasus ini mendatangi dan menanyakan ke Polda Jawa Tengah, atas tindak lanjut pelaporan keluarga dekat SP.

Namun menurut Heru, kata penyidik perkaranya masih dalam tahap penyelidikan, bahkan penyidik mengaku masih kesulitan mendapatkan bukti-bukti.

“Alasan minimnya alat bukti yang menyebabkan penyidik Polda Jateng tidak segera memproses kasus tersebut, ” ujar dia.

Sementara Ketua Umum Komnas PA Arist Merdeka Siarit mengatakan, dirinya berjanji untuk segera mendatangi Direskrimum
Polda Jateng dan dirinya sudah mengumpulkan banyak bukti dari keluarga korban untuk dibawa sebagai alat bukti.

“Pada intinya tidak ada kata kompromi dan damai bagi Komnas PA atas kejahatan seksual yang dilakukan terhadap anak dibawah umur,” tegas Arist dalam keterangannya di Jakarta, Senin (30/3).

“Saya percaya itu, sebab apa yang diduga dilakukan SP terhadap anak dibawah umur merupakan kejahatan seksual yang luar biasa dan harus pula ditangani pun dengan cara luar biasa,” tutup Arist.(Iv)

About redaksi

Check Also

PN Semarang Eksekusi 40 Ruko di Pertokoan Central Jurnatan Semarang

– Sebagai Tindak Lanjut Gugatan PT KAI (Persero) Semarang, koranpelita.com Pengadilan Negeri Semarang melakukan eksekusi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.