Putra Aceh Terbaik Raih Penghargaan The Best Figure in The World

Aceh Selatan, Koranpelita.com

Dr Sultan Junaidi.S.Sy.MH meraih penghargaan The Best Figure in The World atau tokoh terbaik di Dunia tergabung dalam World Fhilosophical Forum For USE terdiri beberapa negara di tingkat Internasional tahun 2020.

Dari 751 Tokoh-Tokoh dunia lainnya
Dr.Sultan junaidi.S.Sy.MH, salah satu diantara nya mendapat penghargaan bergensi itu di tingkat internasional.

“Alhamdulillah atas penobatan saya masuk dalam jajaran tokoh-tokoh dunia, semoga dapat memacu saya lebih bermanfaat untuk masyarakat indonesia khususnya dan Dunia pada umumnya”, kata Sultan Junaidi, Minggu (19/07/2020)

Berdasarkan data yang dihimpun Advokatnews.com, Sultan Junaidi adalah salah seorang putra daerah kelahiran Aceh, yang beralamat desa Blang kuala, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan.

“Tentu saya sangat terharu sekali atas masuknya nama saya dalam daftar tokoh dunia, tentu harapan saya, saya bisa membuat tempat kelahiran saya lebih maju dalam hal ilmu pengetahuan”, ujar Ketua Umum Perkumpulan Advokat Indonesia (PAI)

Tidak hanya itu, sesosok seorang Dr.sultan junaidi.S.Sy.M.H sangat terkenal di dalam bidang pengacara bahkan dia merupakan pendiri dari organisasi Perkumpulan Advocaten Indonesia (PAI) juga pendiri dari beberapa lembaga bantuan hukum, diantaranya ; Lembaga Bantuan Hukum Samudra Pasai (LBH-SP).

lebih lanjut, Sultan Junaidi juga sebagai Dewan Pembina dan Penasehat di berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat, beliau juga aktif sebagai dosen tetap di STAI Darussalam, Sukabumi, Jawa Barat, begitu banyak kiprah nya untuk masyarakat Indonesia umumnya.

“Khusus untuk Pemuda Aceh, terus banyak belajar dan berkiprah dalam dunia penegakan jukum dengan menjadi seorang advokat, agar tegaknya nya hukum yang bermartabat di bumi Nanggroe Aceh Darussalam yang Kita cintai”, tutup Dr. Sultan Junaidi, S.Sy.MH. (rag)

About dwidjo -

Check Also

Kesaksian Jurnalis Palestina Bushra Jamal Ath-Thawil, Ungkap Fakta Penjajahan Zionis Israel

BUSHRA Jamal Muhammad Thaweel (22) memilih profesi wartawan setelah menyaksikan sendiri ayah dan ibunya ditangkap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *