Potensi Bawang Dayak Untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh Ditengah Pandemi

Oleh: Mahasiswa

Pneumonia COVID-19 yang disebabkan oleh virus corona kini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan dan dibahas oleh orang-orang di berbagai belahan dunia. Saat ini sudah ada 103 negara yang terinfeksi COVID-19, salah satunya Indonesia. Hal inilah yang menimbulkan keresahan di masyarakat Indonesia saat ini. Faktanya, selain virus corona, masih banyak lagi berbagai virus yang dapat menginfeksi manusia. untuk mengurangi pencegahanperlu ditingkatkan daya imunitas tubuh.

Namun, kita diimbau untuk tidak panik dan tidak takut terhadap wabah apapun karena ada beberapa tumbuhan di Indonesia terutama di Kalteng yang dapat digunakan untuk menjaga daya tahan tubuh atau mencegah infeksi virus.

Menurut Dr. dr. Diana Krisanti Jasaputra, M.Kes, selaku Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha, memberikan penjelasan mengenai virus corona. “Virus corona adalah virus yang menyerang saluran pernapasan sebagai saluran masuknya oksigen (O₂) ke dalam darah,”. Setiap tubuh manusia diberikan karunia dengan memiliki sistem imun tubuh, yaitu sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi bakteri atau virus. dr. Diana menjelaskan bahwa sistem kekebalan tubuh bergantung pada nutrisi yang masuk ke dalam tubuh kita melalui makanan dan minuman, yaitu makronutrien yang terdiri atas karbohidrat, protein, lemak; dan mikronutrien yang terdiri dari vitamin, dan mineral. Sebagai salah satu contoh, tumbuhan obat juga dapat menunjang sistem imun karena memiliki efek antioksidan.

Bawang Dayak (E. americana, Merr) merupakan tanaman khas Kalimantan Tengah yang kaya akan antioksidan secara empiris sudah dipergunakan masyarakat lokal dalam pengobatan berbagai jenis penyakit seperti kanker payudara, penurun tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol, penyakit kencing manis, obat bisul, immunostimulan, antiinflamasi, serta anti bleeding agent. Hasil penelitian menunjukan bahwa umbi bawang dayak mengandung senyawa naphtoquinolon dan turunannya seperti elecanasin, eleutherin, eleutherol, eleuthernon.Naphtoquinolon dikenal sebagai antimikroba, antifungal, antiviral dan antiparasitik. Selain itu, naphtoquinolon memiliki bioaktivitas sebagai antikanker dan antioksidan yang biasanya terdapat di dalam vakuola dalam bentuk glikosida.

Umbi bawang dayak mengandung senyawa turunan anthrakinon yang mempunyai daya pencahar yaitu senyawa-senyawa eleutherin, isoeleutherin dan senyawa-senyawa sejenisnya, senyawa-senyawa laktonyang disebut eleutherol dan senyawa turunan pyronyang disebut eleutherinol Adapun senyawa bioaktif yang terdapat dalam umbi bawang dayak terdiri dari senyawa alkohol, flavonoid, steroid, glikosida, fenolik, saponin, triterpenoid, tanin dan kuinon.Flavonoid merupakan golongan senyawa bahan alam dari senyawa fenolik yang merupakan pigmen tumbuhan. Manfaat flavonoidantara lain adalah untuk melindungi struktur sel, antiinflamasi, dan dapat berperan secara langsung sebagai antibiotik dengan mengganggu fungsi dari mikroorganisme seperti bakteri atau virus.

Menurut Murni yang sudah menekuni usaha obat herbal tradisional asli Dayak, Cara pembuatan ramuan obat dari tumbuhan bawang Dayak sangatlah mudah, untuk bawang Dayak kering cukup seduh 10-15 irisan dengan air panas, setelah itu minum dua kali sehari. Perlu diketahu bahwa air rendaman atau seduhan bawang Dayak berwarna merah dan rasa sedikit pahit serta aromanya tawar.

Namun untuk menghilangkan rasa pahit dapat dicampurkan dengan madu atau gula sesuai dengan selera masing – masing.

Setelah mengetahui beberapa khasiat bawang Dayak, salah satunya yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh, kita diingatkan kembali akan pentingnya memperhatikan asupan dan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Diharapkan kedepan Bawang Dayak bisa menjadi salah satu obat herbal yang dapat dimanfaatkan potensinya sebagai tumbuhan yang berasal dari Kalteng untuk dikembangkan secara berkelanjutan. (Penulis, Mahasiswa Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Palangka Raya, Palangka Raya)

About dwidjo -

Check Also

Kesaksian Jurnalis Palestina Bushra Jamal Ath-Thawil, Ungkap Fakta Penjajahan Zionis Israel

BUSHRA Jamal Muhammad Thaweel (22) memilih profesi wartawan setelah menyaksikan sendiri ayah dan ibunya ditangkap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *