Mbah Yatno bersama Pak Parjiman dan Mas Sukisno.

KPDJ Gandeng Yayasan Peduli Kulon Progo Bagikan Sembako

Kepedulian komunitas anak-anak muda Kulon Progo di Jabodetabek (KPDJ), pada sesama perantau Kulon Progo semakin teruji. Apalagi di tengah pandemi Corona, yang membuat semua orang merasakan dampaknya.

Setelah melakukan beberapa kali distribusi sembako, sore ini,  KPDJ kembali menggelar Bakti Sosial (Baksos). Kali ini bekerjasama dengan Yayasan Peduli Kulon Progo (YPKP). Tidak kurang 15 paket sembako dibagikan untuk anggota KPDJ Koordinator Wilayah (Korwil) Tangerang.

BACA JUGA Korwil Karawang Mborong Oleh-oleh dari Konco-konco KPDJ di Kulon Progo 

Selain disalurkan ke anggota KPDJ, sumbangan sembako juga didistribukan kepada masyarakat Kulon Progo di sekitar Tangerang. Terutama perantau yang sudah tidak bisa bekerja atau mereka yang sudah lanjut usia.

“Kita akan terus berupaya untuk menggandeng siapa saja yang peduli pada sesama. Ini bentuk keprihatinan kita semua atas wabaha Corona, yang membuat perantau Kulon Progo ikut terkena dapaknya,” kata Yatno Alimonsa, sesepuh KPDJ yang seperti tak berhenti menggalang solidaritas untuk sesama perantau di tengah wabah Covid 19.

Sebelumnya, secara berturut-turut, sudah dilakukan pembagian sembako. Wilayahnya juga tidak hanya di Korwil Tangerang, tapi di Korwil DKI Jakarta, Korwil Bogor, Korwil Karawang. Menurut Mbah Yatno, donasi dikumpulkan dari patungan para senior.

“Distribusi sembako pertama kali bekerjasama dengan Kabarno.com, setelah itu kita lanjutkan secara swadaya patungan para senior. Alhamdulillah setelah empat kali Baksos, Pimpinan Pusat KPDJ terinspirasi untuk membuat open donasi. Lumayan, terkumpul banyak, dan sudah didistribusikan ke sembilan Korwil KPDJ. Semua merata,” tambahnya.

Baksos dengan memberikan sumbangan sembako, menurut Yatno Alimonsa, akan terus dilakukan. Beberapa institusi juga sudah siap mendukung kegiatan sosial ini. “Kita menjalin kerjasama dengan banyak pihak. Ada beberapa yang siap berdonasi, sehingga ke depan masih bisa melakukan distribusi sembako. Ini saatnya bergerak, mbiyantu konco perantau. KPDJ tidak boleh berpangku tangan, ngisin-isini,” tegasnya.

BACA JUGA KPDJ, Menoreh Kiprah…

Sementara itu, Ketua Yayasan Peduli Kulon Progo, Ir Parjiman, mengaku senang bisa menjalin kerjasama dengan anak-anak KPDJ yang energik. “Kita semua terpanggil untuk bergerak, membantu sesama. Apalagi sesama perantau yang sedang berkesusahan. Ini salah satu bentuk solidaritas dan sesrawungan yang dilandasi kepedulian. Jangan hanya berteman jika sedang senang,” kata salah satu tokoh perantau Kulon Progo itu.

Kulon Progo itu, masih menurut Pak Parjiman, memiliki banyak tokoh sukses di perantauan. Semua bisa diajak gotong-royong mbangun kebersamaan. “Mereka harus diberdayakan untuk masyarakat Kulon Progo, jangan hanya dimanfaatkan,”  tegasnya.(her)

About dwidjo -

Check Also

ASN Kabupaten Bekasi Terancam 2021 Tidak Gajian?

Bekasi, koranpelita.com – Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) menyoroti Pemkab Bekasi yang belum melakukan pembahasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *