Jakarta,Koranpelita.com
Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait menilai bahwa lima program perioritas pemerintah yang akan dieksekusi Kemen PPPA lima tahun menjadi harapan baru bagi anak Indonesia terbebas dari mata rantai kekerasan, penanaman ujaran kebencian, eksploitasi ekonomi (pekerja anak) dan perkawinan usia anak.
“Dengan demikian Komnas PA dan Lembaga Perlindungan Amak (LPA) se-Nusantara yang telah terverifikasi keberadaannya di daerah siap dilibatkan menjadi mitra kerja strategis Kemen PPPA.,” ujar Arist kepada dalam keterangannya Koranpelita.com, Selasa (05/10/2019).
Diimbau agar seluruh LPA mitra kerja Komnas Anak diderah menyiapkan diri secara organisatoris membantu melaksanakan lima program perirotas Kementerian PPPA yang dilaksanakan didaerah.
Sementara itu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga mengatakan (lima) isu Prioritas pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang diamanahkan Presiden RI Joko Widodo kepadanya saat pelantikan kabinet Indonesia maju beberapa waktu lalu. Bintang menyatakan harapan yang sangat besar terkait isu PPPA dari masyarakat.
Bintang mengatakan ke-5 program yang menjadi fokus pembangunan PPPA berdasarkan arahan Presiden RI, pertama adalah peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan, kedua peningkatan peran ibu dalam pendidikan anak.(Iv)
www.koranpelita.com Jernih, Mencintai Indonesia