Kajati: JPN Harus Siap Hadapi Kemungkinan Hasil Pemilu 2019 Digugat

Kajati Sumsel Ali Mukartono saat menyematkan tanda jabatan kepada Kajari Musi Banyuasin

Palembang, Koranpelita.com
Hasil dari pemilihan presiden dan anggota legislatif baik di tingkat nasional dan daerah pada Pemilu 2019 tidak menutup kemungkinan bisa memunculkan gugatan di Mahkamah Konstitusi termasuk di Provinsi Sumatera Selatan.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel Ali Mukartono mengatakan, Senin (22/4/2019) gugatan tersebut terutama diajukan para peserta yang tidak puas terhadap hasil-hasil Pemilu melalui gugatan perselisihan hasil pemilu 2019 di MK.
“Untuk itu saya minta jaksa pengacara negara di bidang Datun untuk siap-siap mewakili KPU menghadapi gugatan perselisihan hasil pemilu,” tutur Ali saat melantik Kajari Banyuasin dan Kajari Musi Banyuasin di Kejati Sumsel.
Dia pun sempat mengungkapkan belum maksimalnya peran dari bidang Datun dalam penegakan hukum. “Sejak berdiri tahun 1989 menurut catatan ibu JAM Datun sangat sedikit penegakan hukum oleh kejaksaan di bidang Datun.”
Padahal, kata Ali, bidang Datun di dalam penegakan hukum bisa mengajukan permohonan pembubaran terhadap Perseroan Terbatas, Yayasan dan sekaligus pengurus Yayasan, Kepailitan suatu badan hukum dan mengajukan permohonan pembatalan perkawinan.
Oleh karena itu dia meminta
para Kepala Kejaksaan Negeri se Sumsel untuk berdiskusi dengan Kasi Datun maupun para jaksa untuk memaksimalkan peran Datun di bidang penegakan hukum di Sumsel.
Selain itu dia meminta para Kajari untuk memaksimalkan kewenangan kejaksaan di dalam menangani perkara perusakan hutan. “Apalagi Kejati Sumsel sudah mempunyai pengalaman yaitu melakukan penyidikan tindak pidana perusakan hutan dan perkaranya sudah inkracht atau berkekuatan hukum tetap.
Padahal diakui mantan Kajari Bekasi ini sampai sekarang belum ada hukum acaranya. “Tapi ketiadaan hukum acara bukan berarti kewenangan itu tidak bisa dilaksanakan.”
Dua pejabat baru dilantik yaitu Kajari Banyuasin Suyanto dan Kajari Musi Banyuasin Mochamad Jefry Rudy. Hadir dalam acara Wakajati Hari Setiyono, para Asisten dan Kajari se Sumsel.(did)

About dwidjo -

Check Also

Integrasikan Kependudukan Menuju Indonesia Emas 2045

Jakarta, Koranpelita.com Saat Indonesia berusia 100 tahun, diproyeksikan akan menjadi negara maju. Perlunya partisipasi masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *