Bendungan Mila
Bendungan Mila

Bendungan Mila Tak Boleh Ada Perikanan Keramba

Jakarta, Koranpelita.com

Setiap bendungan selalau ada perikanan terutama keramba. Namun guna menjaga kualitas air Bendungan Mila, NTB, juga diperbolehkan untuk perikanan tangkap namun tidak ada keramba.

Bendungan Mila dilakukan impounding atau penggenangan awal pada 17 Januari 2019 lalu, kini menjadi magnet baru destinasi wisata bagi masyarakat Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat maupun wisatawan.

Setiap hari terutama Sabtu dan Minggu berbagsai aktivitas dilakukan warga. Seperti senam bersama, menikmati pemandangan sekeliling waduk yang memukau atau sekedar berswafoto di depan nama Bendungan Mila.

Warga datang menggunakan sepeda motor, mobil, pick up, bahkan truk.

Bendungan Mila merupakan bendungan multifungsi untuk mendukung kontinuitas suplai air Daerah Irigasi (DI) Rababaka seluas 1.689 hektare di Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

Sehingga Indeks Pertanaman diharapkan meningkat dari 186% menjadi 300%. Bendungan dengan tipe urugan zona inti tegak setinggi 36 m memiliki kapasitas tampung sebesar 6,73 juta m3 dengan luas genangan 99 hektare.

Selain itu Bendungan Mila menjadi sumber air baku sebesar 100 liter per detik untuk Kecamatan Woja dan Dompu, serta mereduksi banjir sebesar 142,57 m3/detik di Kecamatan Woja. Bendungan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat wisata, perikanan dan konservasi SDA di Kabupaten Dompu.

Untuk memperbaruhi bemdunham ini pemerintah trlah mengeluatkan dana  sebesar Rp231,66 miliar. (oto)

 

 

 

 

 

 

About dwidjo -

Check Also

Logo Baru GGRP Semangat Inovasi Tinggi Membangun Negeri

Jakarta,Koranpelita.com PT. Gunung Raja Paksi Tbk (GGRP) dan Gunung Steel Group tak berhenti menempa diri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *