Prof Zudan: Festival Kesenian Bisa Gerakan Ekonomi di Perbatasan RI

Jakarta,Koranpelita.com

Sejumlah seniman yang tergabung dalam komunitas pelestarian budaya Gentra Lestari Budaya (GLB) dari berbagai daerah, mendatangi kantor Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Jakarta, Senin (3/4/2023) kemarin.

Kedatangan para seniman tersebut, turut mendukung kampanye BNPP yang dikepalai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, yakni mengembangkan kawasan perbatasan sebagai perekat kesatuan bangsa.

Prof. Zudan Arif Fakrulloh menyambut hangat kedatangan para seniman lintas disiplin seni, baik pemain film, musisi etnik, seni tari dan lain-lain.

Ia menjelaskan salah satu misi yang diembannya dari Presiden Jokowi, yakni membanjiri kawasan perbatasan dengan produk Indonesia termasuk dengan produk kesenian beriringan dengan semangat membangun infrastruktur.

“Produk itu bukan hanya kebutuhan pokok semata tetapi bisa juga dengan budaya. BNPP juga menginginkan menggerakan gairah ekonomi masyarakat dengan menarik kunjungan pariwisata di perbatasan lewat pentas musik daerah dan kebudayaan,” jelas Zudan.

Zudan menjelaskan, BNPP juga mendukung kolaborasi-kolaborasi dengan pihak lainnya dalam membangkitkan semangat pariwisata yang bisa memantik perekonomian warga. Ia mencontohkan festival Asmat di Papua yang mampu membawa pengaruh dari sektor pariwisata dengan datangnya turis lokal dan mancanegara.

“Festival Asmat di Papua dilaksanakan berhari-hari dan mampu membawa pengaruh pariwisata, hingga turis asing,” lanjutnya.

Ketua Umum Dewan Pakar Budaya GLB, Yoyon Darsono menjelaskan bahwa kesiapan GLB dalam kerja sama dengan BNPP dengan mengadakan festival di perbatasan negara.

Ia mengatakan budaya bisa sebagai pelekat kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia dan juga menjadi kampanye untuk perdamaian melalui kolaborasi silang pandang pentas budaya dalam festival.

“Kami terbuka, termasuk mengadakan festival hingga di perbatasan Malaysia, di mana pernah terjadi klaim sepihak Reog Ponorogo yang dibawa sendiri oleh orang Indonesia yang lama menetap di Malaysia,” jelasnya. (Vin)

About ervin nur astuti

Check Also

Perkuat Kolaborasi, Jateng-Aceh Teken Kerja Sama Ekonomi Senilai Rp1,06 Triliun

ACEH ,KORANPELITA.Com– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Aceh berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi antardaerah. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca