Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin

Tunggu Investor, DPRD Terus Dorong Wujudkan Rel Kereta Api di Kalsel

Banjarmasin, Koranpelita.com

Kendati hingga kini masih menanti investor, namun DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) mengapresiasi langkah dan terus mendorong Pemerintah Provinsi Kalsel dapat mewujudkan pembangunan jalur Rel kereta api Banjarmasin-Tanjung.

“Banyak hal memang harus dipersiapkan agar proyek ini berjalan dengan baik dan nantinya dapat dirasakan oleh masyarakat Kalsel,” ujar Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin kepada wartawan, Selasa (16/2/2021).

Pimpinan DPRD tergolong muda yang akrab disapa Bang Dhin ini melanjutkan, proses pengupayaan pembangunan kereta api berjalan hingga sekarang terus diperjuangkan, salahsatu dengan konsep dan sistem Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha ( KPBU).
Namun penerapan sistem tersebut, badan usaha  atau investor belum tertarik untuk melakukan investasi dalam pembuatan rel kereta api yang diestimasi bakal menelan dana sekitar Rp 24 triliun ini.

“Kita tidak mengetahui apa yang menjadi kendala ataupun orientasi bisnis tidak tercapai, sehingga badan usaha belum berminat,” kata dia.

Dari sisi administrasi atau dokumen lainnya, pemerintah daerah sudah menyiapkan dan menfasilitasi, termasuk rencana pembebasan lahan baik oleh pemerintah provinsi maupun pusat.

“Dewan Kalsel mendukung penuh akan ketercapaian pembangunan rel kereta api di Kalsel ini dan berupaya mendorong investor baik melalui teman-teman dewan maupun rekan bisnis lainnya kita sampaikan untuk berinvestasi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, rencana pembangunan kereta api di Provinsi Kalsel, yang sudah disampaikan ke Kementerian Perhubungan RI, sepanjang 213,9 Km meliputi : Kab. Tabalong, Kab. Balangan, Kab. Hulu Sungai Tengah, Kab. Hulu Sungai Selatan, Kab. Tapin, Kab. Banjar, Kota Banjarbaru dan Banjarmasin, yang juga disebut segmen Provinsi Kalsel prioritas utama.

Sebelumnya, pada akhir 2020 lalu,
Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Ir Nurul Fajar Desira, menyebutkan ditahun 2021 Pemerintah Provinsi Kalsel, akan mulai melakukan tahapan Feasibility studi (FS) atau kajian kelayakan tentang rencana pembangunan jalur kereta api menuju bandara Syamsuddin Noor.

Salahsatu poin yang diutamakan dalam kajian kelayakan nantinya, menginginkan lebih dulu dibangun rel kereta api dengan jalur Bandara Internasional Syamsudin Noor.
Sehingga masyarakat yang ingin menuju bandara akan memperoleh kemudahan dan kenyamanan.

Adapun rencana jalur kereta api yang diinginkan untuk dibangun lebih dulu yaitu mulai jalur Banjarmasin menuju Bandara Syamsudin Noor lanjut ke Banjarbaru dan Martapura.

“Rencana rel kereta api ini kan sebelumnya sudah ada dengan estimasi dana 24 triliun, tapi pemerintah pusat sedang mencari investornya,” jelas Ir Nurul Fajar Desira saat itu. (Ipik)

About kalselsatu

Check Also

Teliti Itsar Relational Capability Pengurus PWI Jateng Seksi Polkam Raih Doktor dari Unissula Semarang 

Semarang,KORANPELITA.Com– Pengurus PWI Jateng seksi Polkam Suparman berhasil lulus dan meraih gelar doktor dari Fakultas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca