Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke-58 Ikuti Pembekalan PKB Kejuangan Tahun 2020 Dari Presiden RI Panglima TNI dan Kapolri Secara Virtual

Jakarta,  Koranpelita.com

Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan ke-58 TA. 2020 mengikuti Ceramah Pembekalan Program Kegiatan Bersama (PKB) Kejuangan Tahun 2020 dari Presiden RI Ir. Joko Widodo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Aziz, M.Si., secara virtual  bertempat di Amphiteather Gedung Samadikun Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa (28/7).

Ceramah Pembekalan Awal PKB Juang Tahun 2020 ini mengangkat tema “TNI-Polri Bersama Komponen Bangsa Lainnya Siap Mengawal Pembangunan Nasional Menuju Indonesia Maju”. Ceramah pembekalan ini berbeda dari tahun sebelumnya dengan kondisi pandemi Covid-19 dilaksanakan tanpa tatap muka melainkan secara virtual yang diikuti oleh 1.543 orang yang terdiri dari 267 Pejabat Lembaga Pendidikan TNI dan Polri dan 1.276 Perwira Siswa atau Peserta Didik terdiri atas 214 orang dari Sesko TNI, 103 orang dari Sespimti Polri, 251 orang dari Sespimmen Polri, 499 orang dari Seskoad, 241 orang dari Seskoal dan 235 orang dari Seskoau.

Sebelum menerima Ceramah Pembekalan Awal PKB Juang Tahun 2020 dari Presiden RI Ir. Joko Widodo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Aziz, M.Si., para Perwira Siswa melaksanakan diskusi dengan menghadirkan dua Panelis yaitu Panelis Pertama yang merupakan Pengamat Militer dan Intelijen Dr. Susaningtyas Neto Handayani Kertopati, M.Si., membawakan materi Öptimalisasi Integrasi TNI Polri : Mendukung Pembangunan SDM dan Kesejahteraan Masyarakat”. Panelis Kedua Rektor Universitas Padjajaran Prof.Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., dengan materi “Pembangunan SDM Unggul Menuju Indonesia Maju”. Diskusi tersebut dipandu dengan moderator Antik Bintari, S.IP., M.T.

Dalam pembekalannya, Presiden RI menginginkan adanya terobosan-terobosan baru sehingga cara kerja tidak lagi bertele-tele. Presiden RI mengingatkan bahwa kini Negara pemenang adalah Negara yang bisa mengalahkan Negara yang lambat.

“Kita perlu budaya baru dalam kerja yang lebih cepat, harus berani melakukan shortcut , sehingga cara kerja tidak bertele-tele dan lamban. Saya sampaikan bukan negara besar kalahkan yang kecil, kalau itu yang lalu iya seperti itu, negara besar mengalahkan yang kecil. Kalau sekarang dan yang akan datang, negara cepat kalahkan yang lambat. Artinya yang cepat yang akan menang,” lanjut Presiden RI.

Diakhir pembekalannya, Presiden RI mengajak peran serta semua Perwira Siswa TNI-Polri untuk berani kedepannya memberikan nuansa baru yang berbeda, dengan pemikiran-pemikiran baru yang lebih cepat, yang berorientasi pada hasil cepat, efisien sehingga dapat memenangkan kompetensi dengan Negara lain.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H., M.A.P., M.Tr (Han)., Wadan Seskoal Laksamana Pertama TNI Imam Musani, S.E., M.Si., para Pejabat Seskoal, Dosen dan Patun Seskoal.(ay)

About ahmad yani

Check Also

Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa Bantu Pembangunan WC di Rumah-Rumah Warga Kampung Kondo

Merauke,  Koranpekita.com Dalam rangka mendukung program pemerintah setempat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, Satgas Pamtas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *