Kajati Kalteng Sebut Wartawan Sebagai Mitra

Palangka Raya, Koranpelita.com.

Wartawan merupakan mitra dari Korp Adhiyaksa. Keberadaan wartawan sangat penting sebagai pemberi informasi untuk masyarakat. Jika tidak ada wartawan, tentu keberhasilan yang dicapai pihak Kejaksaan tidak bisa diketahui masyarakat.

Pernyataan itu diungkapkan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah ( Kalteng)DR Mukri, Senin (20/7) di Palangka Raya.

“Saya sudah lama bergaul dengan wartawan. Itu sejak tahun 1996, ketika bertugas di Kabupaten Kapuas. Dahulu teman-teman saya, termasuk Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo,” ungkap Mukri, ketika menerima kunjungan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah HM Haris Sadikin beserta jajaran pengurus.

Diungkapkan Mukri, sebelum menjadi Kajati Kalteng, dirinya sempat bertugas sebagai Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung. Jadi banyak bergaul dengan wartawan. Bahkan sangat mengenal berbagai karakter wartawan. Tapi semuanya merupakan sahabat dan teman.

Karena itu, jelas Mukri, PWI sebagai organsiasi profesi, menjadi mitra penting bagi Korp Adhiyaksa. Ia berjanji akan meluangkan waktu, untuk membalas kunjungan ke kantor PWI Kalteng. Tujuannya untuk semakin mempererat hubungan antara Kejaksaan dengan wartawan yang bernaung di bawah PWI Kalteng.

“Kita coba jadwalkan. Bahkan dalam waktu dekat, kalau bisa kita gelar coffe morning (minum kopi pagi). Nanti bisa dirangkai dengan diskusi berbagai persoalan,” tegas Mukri.

Pertemuan antara jajaran pengurus PWI dengan jajaran pejabat di Kejati Kalteng terlihat sangat akrab. Harris maupun Mukri saling melemparkan candaan, meski beberapa kali obrolan tampak serius. Tak pelak, obrolan mengundang tawa dari sejumlah pejabat Kejati yang hadiri seperti Assisten Pengawasan DR Setyo, dan Assisten Pidana Khusus Adi.
Mukri sempat mengenang masa-masa ketika bertugas di Kuala Kapuas.

Beberapanama wartawan senior seperti Edy Protowo, Zainal Hakim, Almarhum Hanafi, serta Nordin disebut-sebut sebagai kawan seperjuangan. Karena itu, ia tidak bisa melupakan pergaulan dengan wartawan, sehingga melekat sampai sekarang.

“Saya dengan wartawan sangat akrab. Kita mitra yang tentu saling membantu. Saya butuh wartawan untuk menyosialisasikan program dari Kejaksaan. Tanpa wartawan, masyarakat tidak tahu aktivitas kami,” tegas Mukri.
Sementara, Ketua PWI Kalteng HM Harris Sadikin mengungkapkan, sebelumnya memang Kajati Kalteng berniat berkunjung ke PWI.

Namun akibat kesibukan, kunjungan yang sudah dijadwalkan tertunda. Setelah menunggu tidak ada tindak lanjut, akhirnya pengurus PWI Kalteng berinisiatif untuk menyambangi Kejati.

PWI menganggap, jelas Harris, Kejati mitra strategis yang menjadi sumber pemberitaan wartawan. Sebagai penyampai informasi, wartawan membutuhkan Korp Adhiyaksa sebagai narasumber pemberitaan. Tidak heran, setiap media yang ada di Kalteng, menempatkan personilnya di Kejaksaan.

“Mudahan kunjungan ini sebagai awal jalinan kemitraan strategis antara pers dan Kejaksaan. Nantinya kami jadwalkan diskusi lanjutan, untuk membahas berbagai persoalan yang terjadi,” tegas Harris.

Kunjungan ke Kejati Kalteng sendiri, dihadiri pengurus PWI diantaranya Wakil Ketua Bidang Organisasi M Zainal, Wakil Ketua Bidang Hukum Heronika Rahan, Wakil Ketua Bidang Hubungan Antarlembaga Sadagori H Binti, serta Wakil Sekretaris Mulyadi.( Ruslan AG).

About dwidjo -

Check Also

UU Ciptaker,  Antara Kepastian dan Harapan

Oleh: Dr. H. Joni,SH.MH *Penulis Notaris tinggal di Sampit. ​ OMNIBUS LAW atau Undang Undang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *