Ahmad Ustuchri: Santri Jangan Hanya Jadi Ustadz

Bekasi, Koranpelita.com

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati, SKM, MKes memberikan rapid test, di Pondok Pesantren An Nur, Bekasi Utara, Jumat 11 Juli 2020.

Pengasuh PP An Nur yang juga anggota DPRD Kota Bekasi H Ahmad Ustuchri, SE mendampingi Kadinkes menyampaikan paparan di hadapan para santri dan wali santri.

Ahmad Ustuchri menyampaikan apresiasi kepada Dinkes Kota Bekasi sebagai ujung tombak pennganan Covid19.

“Saat ini penanganan Covid19 di Bekasi sudah terkendali, duplikasi kasusnya tinggal sedikit,” paparnya.

Menghadapi new normal lanjut Ustuchri, diharapkan memberikan masukan yang perlu bagi santri dan pondok pesantren.

“Santri harus maju dan sukses menjadi dokter, jangan santri hanya menjadi ustadz dan guru saja,. Santri harus merambah semu bidang kehidupan,” paparnya.

Tanti Rohilawati mengungkapkan, pandemi covid19 perlu perhatian semua pihak baik di.legislatif maupun eksekutif. Ini bukti perhatikan pemerintah Kota Bekasi dalam mengatasi pandemi Covid19.

Kadinkes berharap santri An Nur semuanya tidak ada yang terindikasi positif sehingga dapat melakukan belajar dengan baik.

Selama ini lanjutnya, An Nur sudah melakukan adaptasi kebiasaan baru sehingga diharapkan test nantinya semua negatif.

Seluruh santri, dewan guru dan pengasuh Pondok Pesantren An Nur mengikuti program pemerintah dengan protokol kesehatan. Termasuk tes kesehatan yang secara khusus untuk mendeteksi ada dan tidaknya virus Corona. (D)

About dwidjo -

Check Also

Wayang Virtual, Mbantu Seniman tetap Berdaya di Tengah Wabah

Komunitas Sahabat Ngopi kembali punya hajat. Kali ini, menggandeng Komunitas Kulon Progo di Jabodetabek (KPDJ) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *