Realokasi PUPR Capai Rp44 Triliun

Jakarta, Koranpelita.com

APBN merupakan instrumen yang kini sangat diharapkan untuk pemulihan ekonomi nasional dalam kondisi Pandemi COVID-19. Oleh karena itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melakukan realokasi program dan anggaran Tahun Anggaran (TA) 2020.
Selain itu refocussing kegiatan untuk mendukung percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)i
Sedangkan besaran awal DIPA Kementerian PUPR tahun 2020 sebesar Rp120,2 triliun, mengalami target realokasi anggaran sebesar Rp44,58 triliun.

Sehingga pagu akhir Kementerian PUPR menjadi sekitar Rp75,63 triliun.
Saat ini sudah dilakukan realokasi sebesar Rp 37,3 triliun, sehingga pagu sementara sebesar Rp82,9 triliun dan proses realokasi anggaran masih terus berjalan secara bertahap.

“Saya sudah kumpulkan seluruh Dirjen (Direktur Jenderal) untuk mempercepat realisasi fisik dan keuangan, ” kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Jumat (3/7).

Hingga akhir semester pertama tahun 2020 (per 30 Juni), penyerapan keuangan belanja infrastruktur Kementerian PUPR sebesar 32.4% atau senilai Rp26,9 triliun dari total pagu TA 2020 sebesar Rp82,9 triliun.

Untuk progres pembangunan fisik sebesar 31,61%. Kondisi ini lebih cepat dari tahun 2019 .”Ini tak terlepas dari sistem lelang dini yang sudah dimulai sejak bulan November tahun 2019,” jelasnya.

SDM bersertifikat
Menyinggung soal Pengembangan SDM Konstruksi, pihaknya laksanakan Sertifikasi Pekerja Bangunan Program Sarhunta.

Salah satunya pembekalan terhadap pekerja bangunan yang mengerjakan program Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas Borobudur Jawa Tengah.

“Peran tukang sebagai bagian dari tenaga kerja konstruksi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia sangat penting,” ujarnya.

Tukang di lapangan juga menentukan kualitas bangunan. Sertifikat itu merupakan standarisasi kompetensi tenaga kerja, baik itu tukang ahli, tukang madya maupun tukang terampil. (oto)

About dwidjo -

Check Also

Realisasi Bantuan Sosial Tunai Capai 82 Persen

Jakarta,Koranpelita.com Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial mengupayakan bantuan sosial di tengah pandemi virus corona (covid-19) salah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *