Pancasila Tidak Ada Masalah, Pusat Disarankan Bisa Berpikir Jernih Sesuai Kebutuhan Rakyat dan Bangsa

Banjarmasin, Koranpelita.com

Terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP), elit ditingkat pusat disarankan agar bisa berpikir jernih, jeli dan lebih maju lagi.

Artinya jika tak ada hal yang mendasar yang dibutuhkan untuk kepentingan rakyat dan bangsa, maka sebaiknya tak perlu melakukan hal-hal kontroversi seperti mengutak-atik “ideologi negara” yang sudah mapan berjalan dan tak ada masalah.

Saran itu dilontarkan salahsatu Wakil Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), membidangi Hukum dan Pemerintahan, H Hasanuddin Murad, di Banjarmasin, Minggu (21/6/2020).

Mantan Anggota DPR RI, periode 2019-2004, menilai. Pancasila sudah merupakan ideologi negara yang ‘baku’ yang dirumuskan oleh pendiri negara ini dengan berbagai pertimbangan matang dan mampu mengakomodir serta mengayomi hidup keselurahan rakyat Indonesia yang beragam dengan tentram selama ini, sehingga tidak perlu diutak-atik lagi.

Sebab jika di utik, maka berpotensi memunculkan kontraversi yang berkaitan dengan Piagam Jakarta terkait sila-sila yang dahulu pernah diusulkan, dianulir dan kemudian disesuaikan serta dikristalkan dalam Pancasila yang menjiwai kesulurahannya.

” Jadi selama ini Pancasila kan tidak ada masalah. Kan sudah teruji mampu mengayomi kehidupan berbangsa. Jadi tidak perlu buang-buang energi mengutak-atik karena tak ada urgensinya” Tegas H Hasanudin Murad.

Menurut dia, saat ini masih banyak persoalan yang lebih penting yang butuh perhatian serius untuk dituntaskan sehingga rakyat dan bangsa dapat lebih maju lagi taraf hidupnya.

Persoalan “penting” itu, lanjut mantan Bupati Barito Kuala dua periode ini, kini bangsa Indonesia tengah menghadapi persoalan pandemi Covid-19 yang sangat membutuhkan energi ekstra dalam penuntasannya.

Pasalnya untuk, memulihkan kondisi seperti semula tidaklah mudah, karena dampak negatif pandemi corona-19 ini melumpuhkan berbagai tatanan, seperti, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan aturan sosial lainnya.

” Jadi sangat tidak tepat jika momentum saat ini justru elit di pusat memunculkan persoalan yang krusial yang menambah polemik dimasyarakat, sehingga masyarakat menilai penuntasan pandemi covid jadi tidak fokus lagi,” ingat tokoh Kalsel dari Partai Golkar ini. (Ipik)

About kalselsatu

Check Also

Mappilu-PWI Audiensi Dengan Komisioner Bawaslu Jateng

Semarang,Koranpelita.com  Masyarakat pers pemantau pemilu PWI Jateng yang dipimpin Sugayo melakukan audiensi dengan Badan Pengawas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *