Seluruh Perpustakaan Daerah Dapat Tingkatkan Produktivitas Masyarakat

Jakarta, Koranpelita.com

Kepala Biro Hukum dan Perencanaan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Dr Joko Santoso mengatakan, seluruh perpustakaan daerah dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat di desa terutama pada saat pandem COVID-19.

“Perpusnas sudah memulai dua tahun lalu, targetnya adalah perpustakaan umum, baik di provinsi, kabupaten/kota dan desa. Dengan adanya perpustakaan desa ini dapat meningkatkan produktivitas masyarakat di pedesaan, terutama pada saat pandemi COVID-19,” ujar Joko yang didampingi oleh  Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca Perpusnas  Deni Kurniadi dalam konferensi pers kegiatan webinar ini di Jakarta, Senin (16/6/2020).

Perpustakaan desa tersebut dapat terus berkembang. Saat ini terdapat 661 perpustakaan desa. Dengan demikian, perpustakaan desa juga bisa menjadi salah satu wahana untuk menyiapkan masyarakat desa, tidak hanya dari sisi pengetahuan, tapi juga dapat meningkatkan produktivitas masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada di desa.

Diamenjelaskan Perpusnas dan Bappenas, sejak 2017 melakukan penguatan literasi untuk kesejahteraan melalui transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

“Arah pengembangan perpustakaan terkait dengan transformasi ini diarahkan pada tiga aspek, yaitu bagaimana perpustakaan sebagai wahana pembelajaran sepanjang hayat di dalam mewujudkan inovasi dan kreativitas masyarakat, melalui berbagai macam informasi dan pengetahuan yang tersedia di perpustakaan,” tambahnya.

Kemudian, bagaimana perpustakaan menjadi pusat kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berkomitmen terhadap peningkatan kualitas hidup dan juga kesejahteraan masyarakat. Terakhir adalah perpustakaan bisa menjadi salah satu basis di dalam pengembangan kebudayaan khususnya melalui berbagai macam aktivitas yang menyangkut pelestarian dan juga pemajuan Khasanah budaya bangsa yang berkelanjutan.

“Program dan kegiatan perpustakaan dimaksimalkan untuk bisa menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik bagi masyarakat. Untuk bisa berbagi pengalaman juga belajar secara kontekstual dan berlatih keterampilan serta kecakapan kerja,” paparnya.

Direktur Pendidikan Tinggi dan Kebudayaan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas, Hadiat menambahkan pihaknya mendorong dalam konteks ilmu pengetahuan bagaimana bacaan bisa membuat seseorang bertahan dan produktif dalam kondisi apapun, termasuk dalam pandemi.

“Kami ingin mendapatkan beberapa pemikiran supaya bisa menjadi inspirasi bagi kita semua, untuk mencari cara terbaik yang efektif di dalam membangun kualitas SDM melalui literasi,” ujar Hadiat.

PembangunanSDM melalui literasi itu selaras dengan RPJMN 2020-2024, yang mana Presiden Jokowi menekankan bahwa upaya ke depan adalah pembangunan SDM. “Jadi memperkuat kapasitas SDM menjadi kunci untuk menjadikan negeri ini memiliki daya saing,” kata Hadiat.

KementerianPPN/Bappenas bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional menyelenggarakan Webinar bertajuk “Bangkit dari Pandemi dengan Literasi” pada Rabu, 17 Juni 2020 pukul 15.00 WIB melalui aplikasi telekonferensi yang juga akan disiarkan secara live streaming melalui Youtube Perpustakaan Nasional.

Acara webinar yang bisa dilihat via zoom dan disiarkan secara live streaming melalui Youtube Perpustakaan Nasional RI ini akan menghadirkan narasumber dan pokok bahasan terdiri dari Muhammad Syarif Bando (Kepala Perpustakaan Nasional) Tema: Kenormalan Baru Perpustakaan dan Pemulihan Sosial Ekonomi, Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) Tema: Literasi untuk Meningkatkan Kualitas SDM dan Kesejahteraan, Helmy Yahya (Praktisi Media) Tema:  Literasi Digital dalam Kenormalan Baru, Suprawoto (Bupati Magetan, Jawa Timur) Tema: Penguatan Literasi Daerah untuk Penanggulangan Dampak Covid-19.
Adapun Pidato Kunci (Keynote Speech) akan disampaikan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, dan Pengantar Webinar oleh Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas Subandi Sardjoko. Webinar akan dimoderatori oleh Retno Pinasti (Pemred SCTV dan Indosiar).

Webinar akan dihadiri oleh sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari perwakilan kementerian/lembaga, pemerintah daerah (Bappeda dan dinas perpustakaan), akademisi, pegiat literasi dan masyarakat umum. (Vin)

About ervin nur astuti

Check Also

YPA-MDR Ajak Semua Pihak Wujudkan Generasi Muda Yang Mandiri

Jakarta,koranpelita.com PT Astra International Tbk melalui Yayasan Pendidikan Astra, Michael D. Ruslim (YPA-MDR) selenggarakan Forum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *