Kuota Elpiji 3 Kg Di Kota Cirebon Masih Normal

Kota Cirebon,KoranPelita.Com

Pasokan elpiji 3 kg ke Kota Cirebon masih normal. Adanya keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan pasokan elpiji bersubsidi tersebut dikarenakan meningkatnya permintaan saat ini.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kota Cirebon, drh. Hj. Maharani Dewi, menjelaskan jika hingga kini kuota elpiji 3 kg di Kota Cirebon masih normal. “Yang terjadi saat ini dikarenakan tingginya permintaan,” ungkap Maharani, Senin, 09 Maret 2020. Musim hujan, lanjut Maharani, membuat sejumlah pedagang mengalami peningkatan permintaan. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya pemakaian elpiji 3 kg.

Akibatnya, sejumlah pedagang yang pembeliannya hanya satu tabung seperti pedagang gorengan mengalami kesulitan mendapatkan elpiji 3 kg. Termasuk juga ibu-ibu rumah tangga. Kalau pun ada, harganya mencapai Rp 23 ribu/ tabung. “Tapi itu di tingkat eceran. Sedangkan di tingkat pangkalan harganya masih tetap sesuai harga eceran tertinggi,” ungkap Maharani. HET elpiji 3 kg di tingkat pangkalan saat ini masih Rp 16 ribu/tabung.

Untuk penambahan kuota elpiji 3 kg menurut Maharani biasanya hanya berlaku saat hari besar seperti Lebaran, Natal dan tahun baru. Namun saat ini Maharani mengungkapkan jika mereka telah berkoordinasi dengan Hiswana Migas untuk membahas permasalahan ini.

Sementara itu menyinggung gula pasir, Maharani mengungkapkan stok sebenarnya masih ada. “tapi memang harganya melonjak, khususnya di pasar tradisional,” ungkap Maharani. Kenaikan harga gula menurut Maharani dikarenakan stoknya yang memang menipis.

“Karena gula lokal belum melakukan giling,” ungkap Maharani. Saat ini DPUKM Kota Cirebon tengah melakukan koordinasi dengan pihak provinsi untuk membahas minimnya stok gula di pasaran.

Sementara itu salah satu pedagang Eceran disekitar Kesambi,Imam mengatakan,alhamdulilah gas elpiji 3 kg tidak telat pengirimannya,warga tidak kesulitan mencari gas elpiji 3 kg ini.Ungkapnya (Mahmud)

About redaksi

Check Also

Perkuat Kolaborasi, Jateng-Aceh Teken Kerja Sama Ekonomi Senilai Rp1,06 Triliun

ACEH ,KORANPELITA.Com– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Aceh berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi antardaerah. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca