Jakarta,Koranpelita.com
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyambut baik babak baru dalam progres pembangunan proyek pengelolaan sampah di dalam kota atau Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara.
Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemprov DKI Jakarta dengan BUMD PT Jakpro pun ditandatangani bersama dalam rangka pengelolaan fasilitas pembangkit listrik dari sampah tersebut.
Selain itu, perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) atau PPA (Power Purchase Agreement) juga berhasil disepakati antara perusahaan publik asal Finlandia, Fortum dengan PT PLN (Persero) dengan PT Jakarta Solusi Lestari (JSL)—Perusahaan Patungan PT Jakpro sebagai operator ITF Sunter. Penandatanganan tersebut dilakukan di Balaikota Jakarta, pada Rabu (16/10/2019).
“Sebuah hari yang ditunggu- tunggu akhirnya datang juga. Semua dikerjakan non-stop. Tapi, intinya, hari ini kita putuskan ditandatangani, semuanya dituntaskan. Berkumpul di ruangan ini adalah orang-orang yang menjadi saksi penandatanganan. Tadi saya bertanya kapan semua proses ini dimulai? Dijawab tahun 2006. Yang terlibat tahun 2006 belum tentu hadir di ruangan ini. Ini jauh sebelum kami semua bertugas di sini,” ujar Anies.
Anies menyebut, pembangunan ITF yang telah digagas sejak 13 tahun lalu ini harus menjadi pelajaran berharga untuk proyek serupa di masa depan, agar lebih cepat dan efisien. Dirinya pun menyampaikan, sistem tata kelola sampah di Jakarta harus bisa berjalan dengan baik melalui kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta di bagian pengumpulan bersama-sama dengan pihak swasta maupun masyarakat di pengolahan untuk didaur ulang bahkan dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan.
“Saya berharap di Jakarta dibangun ITF lagi, minimal 3 lagi, biar kita bisa membangun 4 ITF di Jakarta. Maka, Insya Allah persoalan sampah di Jakarta, ujungnya bisa selesai. Kepentingan kita di Jakarta adalah memastikan kota ini sebagai kota yang sustainable. Bagaimanapun juga salah satu masalah terbesar adalah soal lingkungan hidup. Ini tidak bisa diselesaikan sendirian, ini harus dikerjakan bersama-sama,” tegasnya.
Melalui penandatanganan dua kerja sama tersebut, Anies berharap ITF Sunter bukan hanya menjadi tempat bagi pengelolaan sampah dan energi, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran bagi pelajar sekolah-sekolah di Indonesia.(Ivn)
www.koranpelita.com Jernih, Mencintai Indonesia