Pancasila Jadi Alternatif Perdamaian Dunia

 

Jakarta, Koranpelita.com

Dalam menghadapi era globalisasi yang begitu cepat harus disikapi dengan positif dan bijaksana agar anak muda tidak terkontaminasi oleh ideologi diluar pancasila.

Takpelak Forum Komunikasi Kita Pancasila (FKKP) terpanggil untuk ikut serta dalam membangun bangsa ini kearah yang lebih baik, dan tidak lupa untuk menguatkan Pancasila dengan cara tidak melupakan sejarah.

“Tentunya sesuai dengan keinginan founding fathers kita sendiri kita kembali kepada tujuan falsafah kita. Terakhir itu ada kelunturan tentang ideologi Pancasila, terkontaminasi generasi milenial dengan terhadap ideologi kita yang tentunya cinta tanah air,” ujar Prof.DR.dr James Tangkudung, Sportmed, MPd Selaku Ketua Umum Forum Komunikasi Kita Pancasila (FKKP), kepada sejumlah media termasuk KORANPELITA.COM, di Jakarta, Jumat (05/07/2019)

Menurut James FKKP memiliki visi misi yang terkandung di dalam Pancasila. Yang mana dimaksud didalam sila pertama hingga kelima diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan dan bermasyarakat. Bahkan, dia menyebutkan, Indonesia yang terdiri dari berbagai pulau-pulau namun dapat bersatu dikarenakan Pancasila yang sakti.

“Dan semua teman-teman memiliki visi misi yang sama. Memakmurkan yang ada di Pancasila itu. Menurut pandangan orang-orang luar Indonesia bisa kuat dan bersatu karena Pancasila di situ-kan sebenarnya itu yang perlu kita boomingkan cuma 5 (sila) kok,” terangnya.

Dikatakan James Kehebatan Pancasila pun diutarakan James, sebab ideologi yang terkandung di dalam Pancasila menjadi bagian dari perdamaian dunia. Pria berkaca mata itu berharap kepada generasi muda agar tidak tergilas dengan ideologi yang dapat menghancurkan Pancasila.

” Kita ini punya ideologi Pancasila menjadi salah satu alternatif untuk perdamaian dunia juga, kita tawarkan bahwa Pancasila itu berlaku untuk semua. Siapa yang kuat tentang tentang ideologi akan survive. Kita merasa terpanggil jangan sampai negara kita hancur tergilas oleh ideologi-ideologi yang lain,” tuturnya.

Ditempat yang sama Sandra Charlotha Leluly selaku Sekretaris Jenderal FKKP mengatakan, tujuan dibentuk organisasi tersebut tak lain mewujudkan keinginan tokoh-tokoh yang memperjuangkan bangsa Indonesia. Namun demikian, dengan adanya Forum Komunikasi Kita Pancasila (FKKP) mampu mempersatukan generasi bangsa mulai dari Sabang sampai Merauke.

” Tujuan organisasi kita untuk mensejahterakan negara Indonesia. Untuk mewujud nyatakan apa yang diinginkan oleh leluhur dari bangsa Indonesia yang telah yang tumpah darahnya demi mempertahankan Pancasila. Oleh sebab itu, Pancasila yang mempersatukan bangsa kita sehingga tujuan kita sesuai dengan leluhur kita,” terangnya.

Menurut Sandra kedepanya akan menyusun rangkuman serta melantik pengurus diberbagai daerah di Indonesia. Diketahui, proses pelantikan dan syukuran itu sendiri berlangsung dihadiri oleh beberapa orang perwakilan dari masing-masing daerah.

” Kita dari DKI Jakarta sampai kedaerah-daerah se-Indonesia karena ada perwakilan. Jadi DPW DPD Kita akan menyusun segera rangkuman pengurus untuk DPW-DPW itu sendiri dan melantiknya sekaligus pengurusnya itu sendiri,” urainya.

Lebih lanjut Sandra akan menawarkan kerjasama di bidang pendidikan untuk memperdalam wawasan cinta tanah air kepada sekolah-sekolah. Adapun langkah-langkah tersebut, untuk menguatkan nilai-nilai luhur Pancasila pihaknya akan berkoordinasi mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini.

” Kami kan punya program-program itu akan kita sosialisasikan kita akan ke sekolah kita akan bekerja sama mengajak pihak sekolah mulai dari mulai dari Paud, SD mungkin ada beberapa sekolah yang sudah melakukan hal itu. Bagi yang belum nanti kita akan berkoordinasi lagi, kita mengajak kerjasama membangun pendidikan terutama dalam ideologi Pancasilanya,” tandasnya.(han)

About dwidjo -

Check Also

Terima Rektor Unnes, Bamsoet Dorong Penggunaan E-Voting

Jakarta,Koranpelita.com Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong penyelenggaraan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah bisa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *