Kalteng Siapkan Rp30 Ribu Triliun

Pihak Ketiga Siapkan Rp30 Ribu Trilun Jika Kalteng Final Jadi Ibukota Negara,

Banjarmasin, Koranpelita.com

Kendati berfluktuatif, namun wacana pemindahan Ibukota Negara Indonesia, yang kembali mencuat beberapa hari ini disikapi optimis wakil rakyat di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Bahkan dengan tegas disebutkan, jika rencana tersebut sudah final maka pemerintah Indonesia tak perlu repot memikirkan pendanaan untuk membangun berbagai infrastuktur yang dibutuhkan di wilayah baru di Palangkaraya. Sebab, sudah ada pihak ketiga yang menyanggupi untuk memberikan bantuan sebesar 30 ribu triliun.

Penopang dana tersebut merupakan salahsatu perusahaan besar yang bergerak diberbagai bisnis di beberapa provinsi selain Kalteng, Kaltim, Kalbar.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi B DPRD Kalteng, H Muhammad Asera SE, kepada wartawan usai kunjungan kerja ke DPRD Kalsel di Banjarmasin, Selasa (30/4/2019).

Menurut dia, beberapa waktu lalu, dirinya diutus mewakili pemerintah Kalimantan Tengah untuk menghadiri rapat di Hongkong bersama pihak ke tiga selama empat hari dan menandatangi persetujuan disiapkan dana untuk membantu dana pembangunan untuk Ibukota RI di Palangkaraya hingga 30 ribu triliun rupiah.

Karena itu pihaknya pun terus mendukung upaya agar terwujudnya rencana diatas, hingga telah pula memaparkan secara gamblang akan kesiapan melalui saluran seperti DPR RI, menteri-menteri terkait hingga gubenur Kalteng sendiri sudah menyampaikan ke Presiden RI.

Ketua Komisi membidangi ekonomi itu menyebutkan, pertimbangan kelayaan geologis Kalteng menjadi ibu kota negara yaitu, selain letaknya persis ditengah,
juga tak ditemukan adanya gesekan dasar bumi yang dapat memicu gempa. Kemudian, saluran gunung berapi yang juga dapat memicu gempa bumi tak ditemukan.

Berdasarkan kajian serta pertimbangan diatas, lanjut dia, nantinya tinggal mendata, mengawasi dan membuat skawasan tersebut bebas total dari potensi banjir.

Terkait pihak ke tiga yang akan menyokong penuh pendanaan, sebut HM Asera sudah dipertemukan dengan gubernur Kalteng.

“ Saya sudah hadapkan pihak ini ke gubenur, dan gubernur mengucapkan terima kasih,” tandasnya.

Senada koleganya Ketua Komisi A DPRD Kalteng, Freddy Ering, menambahkan, kesiapan secara fisik Kalteng, baik lahan serta arealnya yang di plot 500 ribu hektar sudah tersedia.

Diapun menegaskan, jika melihat indikator dari berbagai isue yang berkembang saat ini termasuk upaya presiden, dapat ditarik kesimpulan bahwa 75 persen memang mengarah ke Kalteng meskipun belum ada pernyataan resmi seperti Bappenas.

“ Yang memang kabar wacana ini turun naik. Tapi kali ini kabar dari rencana itu naik atau menguat,” ujar Freddy.
Namun begitu, imbuh ketua komisi membidangi keuangan dan pemerintahan di Kalteng ini, karena soal penetapan ibukota ini merupakan hal besar, maka tetap akan melibatkan semua komisi untuk membahasnya. (ipik)

About dwidjo -

Check Also

Tingkatkan Perlindungan Nasabah, Bank Kalsel Sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Kalsel

Banjarmasin, Koranpelita.com Direktur Utama Bank Kalsel, Dr. H. Agus Syabarrudin, M.Si, dan Kepala Kejaksaan Tinggi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *