Anggota DPRD Kalsel, DR.H.Karli Hanafi Kalianda, SH.MH, Saat Sosialiasi Wasbang di Marabahan, Kabupaten Batola, Rabu (27/10/2021)

Masyarakat Ungkapkan Kerinduan Akan Penataran P4 Saat Karli Hanafi Sosialisasikan Wasbang

Marabahan, Koranpelita.com

Penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) yang sempat digaungkan pada era orde baru, mendapat tempat dihati masyarakat pada era itu, kini juga dirindukan banyak masyarakat.

Bahkan mareka dengan terus terang mengakui merindukan bergaungkan kembali Penataran P4 yang sejak era reformasi hingga sekarang telah dihapuskan.

Muhammad Abdan, Sag, Ketua RT 17, Marabahan Kota Kabupaten Barito Kuala (Batola) melontarkan kerinduannya akan Penataran P4.
saat anggota DPRD Provinsi Kalsel, DR.H.Karli Hanafi Kalianda, SH.MH menggelar  Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di lokasi itu Rabu (27/10/2021).

”Banyak hal-hal positif yang bisa diambil dari Penataran P4, seperti pengamalan dan penghayatan kita terhadap Pancasila yang merupakan dasar negara Republik Indonesia,” ujar Abdan saat itu.

Menurut dia, Pancasila mengatur hakikat kehidupan berbangsa dan beragama. Semua sudah diatur dengan baik, termasuk kerukunan hidup antara umat beragama, etika, akhlak, dan sebagainya.

” Dan hasilnya kami di era itu sangat merasakan, terutama nilai-nilai positif yang ditimbulkan, tetapi sekarang ajaran kea rah itu sudah tidak terdengar, tentu saja saya merindukannya,” sebut Muhammad Abdan.

Kegiatan sosialisasi menghadirkan nara sumber Pelaksana Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Barito Kuala,  Suyud, SIP, MA menyampaikan tentang Empat Pilar Kebanngsaan yang merupakan tiang penyangga yang kokoh agar rakyat Indonesia merasa nyaman, aman, tenteram dan sejahtera serta terhindar dari berbagai macam gangguan dan bencana.

“Empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, merupakan nilai-nilai luhur yang harus dipahami seluruh masyarakat, dan menjadi panduan dalam kehidupan ketatanegaraan untuk mewejudkan bangsa dan negara yang adil, maksmur, sejahtera dan bermartabat,” jelas Suyud.

Empat pilar tersebut lanjutnya, tidak memiliki kdudukan sederajat. Setiap pilar memiliki tingkat, fungsi dan konteks yang berbeda. Empat pilar tersebut merupakan prasyarat minimal bagi bangsa Indonesia untuk berdiri kokoh dan merah kemajuan berlandaskan karakter kepribadian bangsa Indonesia sendiri demi tercapainya kehidupan yang merdeka, bewrsatu, berdaulat, adil dan Makmur.

Sedangkan Karli Hanafi yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Kalsel ini mengatakan bahwa DPRD Provinsi Kalsel memiliki kewajiban yang diamanatkan oleh UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 108.

“Beberapa kewajiban itu, diantaranya memegang teguh dan mengamalkan Pancasila serta kewajiban untuk mempertahankan dan memelihara kerukunan nasionalk dan keutuhan NKRI,” kata Karli Hanafi.

Kegiatan “Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan”  dihadiri Lurah Marabahan Kota, Raidhatul Jannah, para tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta puluhan warga masyarakat lainnya. (pik).

About kalselsatu

Check Also

Relawan Air Pres Dukung Airlangga Hartarto Capres 2024

Semarang,koranpelita.com Relawan Airlangga Hartarto Presiden 2024 untuk Provinsi Jawa Tengah dideklarasikan di Jl ota Semarang. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *