KORAN PELITA, CIANJUR
Bupati Cianjur, Herman Suherman bersama Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Cia jur Himam Harid, terus melaksanakan pembinaan percepatan penanganan COVID -19 bagi guru dan siswa pada Lingkungan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabuapaten Cianjur.
Hal itu seperti diantaranya yang dilaksanakan di SMP Negeri I Cianjur, kemarin, yang dihadiri oleh perwakilan dari kepala sekolah SMP dan SD negeri dan swasta di Kabupaten Cianjur, bertempat di komplek SMPN 1 Cianjur.
Menurut Bupati, ada 4 syarat dalam pelaksanaan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) di Kabupaten Cianjur , 1. Zona wilayah kuning atau hijau. 2. Infrastruktur harus sudah lengkap. 3. Guru dan karyawan sekolah sudah di vaksin. 4. Ada surat izin dari orang tua secara tertulis.
Menurutnya, saat ini selain untuk guru dan karyawan siswa-siswi SMP/MTS dan SMA/SMK/MA juga akan segera mendapatkan vaksin, untuk mencapai herd imunity di Kabupaten Cianjur, agar Cianjur bisa masuk level 1 atau zona hijau, supaya pendidikan, perekonomian, keagamaan, sosial dan budaya bisa kembali berjalan namun dengan tetap disiplin prokes.

Dikemukakan oleh Bupati sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo di Kuningan bahwa untuk suatu daerah agar segera bisa masuk PPKM Level 1 dengan cara, menggiatkan tracing bagi lingkungan sekitar warga yang terkena COVID – 19, menggencarkan program vaksinasi agar mencapai herd imunity dan juga tetep menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah.
Kedepan apabila ada siswa, guru atau karyawan sekolah yang diketahui dikeluarganya terkena covid, maka mereka tersebut tidak boleh masuk sekolah, harus ikut karantina dan di tracing, sehingga tidak menimbulkan cluster baru di sekolah.
“Saya tidak akan bosan-bosan mengajak kepada seluruh lapisan warga masyarakat untuk bersama-sama disiplin prokes 5 M Mengunakan masker, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, Menghindari mobilitas Juga menerapkan 3 T di wilayah yang warganya terkena covid yaitu Tracing, Traking dan Treatment.
“Pastikan kita selalu menggunakan masker, karena masker kita menolong orang lain, dan masker orang lain menolong kita, agar sama-sama terbebas dari COVID 19,” ucapnya. (mans).
www.koranpelita.com Jernih, Mencintai Indonesia