Jateng Turunkan Tim Pengawas Atasi Pembayaran THR

Semarang,koanpelita.com

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menurunkan tim pengawas untuk menyelesaikan masalah pembayaran tunjangan hari raya (THR) buruh di 18 perusahaan di Jawa Tengah.

Ganjar minta para pengusaha berkomunikasi dengan buruh agar kasus seperti di Boyolali tidak terulang.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah juga sudah diminta untuk siaga dan menyediakan tempat untuk pengaduan. Hal itu agar bisa melakukan respons cepat terkait permasalahan THR di sejumlah perusahaan.

“Semua saya minta untuk merespons dengan cepat. Maka yang 18 perusahaan itu akan kami ajak bicara satu persatu. Tim pengawas kita turunkan,” kata Ganjar di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (6/5/2021).

Ganjar menegaskan, kepada pengusaha agar menjaga komitmen untuk membayarkan THR tahun ini. Apabila terjadi persoalan ia meminta pengusaha untuk berkomunikasi dengan para buruh.

Dijelaskan, komunikasi antara pengusaha dan buruh diperlukan, agar kejadian seperti di Pan Brothers Boyolai tidak terulang di tempat lain. Sebab kejadian di Pan Brothers itu sangat berbahaya, khususnya terkait potensi penularan Covid-19.

Sesuai ketentuan yang ada setiap perusahaan harus membayarkan THR tepat waktu. Jika terjadi masalah atau perusahaan tidak bisa membayar THR maka harus ada komunikasi dan penyelesaian secara kekeluargaan dengan para buruh dan karyawan.

Sementara jika sampai tenggat waktu yang diberikan perusahaan tidak juga memenuhi kewajiban untuk memberikan THR serta tidak ada komunikasi dengan karyawan, maka akan diberikan sanksi seusi undang-undang. Sanksi terberatnya bisa saja pencabutan izin.(sup)

About redaksi

Check Also

Harunya Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Ingin Tampil hingga Tuntas

SEMARANG,KORANPEITA.Com – Heri Pari, salah seorang peserta Semarang Night Carnival (SNC) 2026 tak bisa menyembunyikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca