Natalius Pigai
Natalius Pigai

Ambroncius Nababan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Hina Natalius Pigai

PAPUA, Koranpelita.com

Politikus Hanura, Ambroncius Nababan dilaporkan ke Polda Papua Barat atas tuduhan menyebarkan ujaran kebencian bernada rasial terhadap mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

Laporan tersebut dilayangkan oleh Ketua KNPI Pronvisi Papua Barat, SIus Dowansiba pada Senin (25/1).

“Laporan Polisi bernomor :/LP/17/I/2021/Papua Barat ini dibuat pada Senin (25/01/2021) sekitar pukul 13.46 WIT di SPKT Polda Papua Barat,” kata Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi kepada wartawan Senin (25/1).

Menurut Adam, laporan tersebut kekinian tengah ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Di Reskrimsus) Polda Papua Barat. Dia berjanji akan menaruh perhatian lebih atas laporan kasus rasial yang menimpa Natalius Pigai.

“Seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab dan menyerahkan sepenuhnya perkara ini ditangani oleh pihak berwajib,” katanya.

Diketahui, Akun Facebook dengan nama Ambroncius Nababan sempat viral lantaran dituding bersifat rasisme terhadap Natalius Pigai.

Tudingan itu berkaitan dengan foto kolase Natalius Pigai dan Gorila yang diunggah oleh Ambroncius Nababan. Dalam foto tersebut, Ambroncius juga turut membandingkan antara Natalius Pigai dengan gorilla dan kadal gurun.

Adapun, foto dan narasi itu diunggah oleh Ambroncius diduga untuk merespons pernyataan Natalius Pigai yang mengatakan bahwa menolak vaksin Covid-19 adalah hak asasi rakyat.

“Mohon maaf yang sebesar-besarnya. Vaksin sinovac itu dibuat untuk manusia bukan untuk gorilla apalagi kadal gurun. Karena menurut UU Gorilla dan kadal gurun tidak perlu divaksin. Faham?” tukas Ambroncius Nababan.

About al rasyid

Check Also

Tambah Kekuatan, Dua Kapal Angkut Tank Masuk Jajaran TNI AL

Batam, Koranpelita.com TNI Angkatan Laut kembali menambah kekuatan armada tempurnya dengan ditandai diresmikannya dua kapal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *