Progres Penataan Sepuluh Bali Baru Capai 63 Persen Lebih

Jakarta – Koranpelita.com

Sepuluh Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang dikenal dengan sebutan Sepuluh Bali Baru baru mencapai 63 persen lebih.

Serapan anggaran mencapai Rp2,64 triliun dari total anggaran Rp3,81 triliun, untuk lima KSPN dengan status prioritas.
Yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado Bitung-Likupang.

“Semua infrastruktur kita dukung. PembangunanMisal di Danau Toba, Sumut, ada pembangunan Jalan Lingkar Samosir, pelebaran alur Tano Ponggol dan Jembatan Tano Ponggol, ” kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dalam siaran persnya, kemarin.

Selain itu, dilaksanakan revitalisasi Danau Toba, Instalasi Pengolahan Air, Sanitasi, Penataan Kawasan Tepi Danau Toba, dan peningkatan kualitas rumah swadaya melalui program Bantuan Stimulan Dukungan Infrastruktur Lima KSPN, menurutnya, optimis akan selesai pada tahun 2021.

Hingga kemarin, pembangunan KSPN sudah mencapai mencapai 57 persen lebih tetapi untuk KSPN super prioritas sudah mencapai hampir 70 persen dengan serapan anggaran Rp2,64 triliun dari total anggaran Rp 3,81 triliun atau tepatnya sebesar 69,36%.

Sedangkan untuk dukungan Kementerian PUPR pada KSPN Mandalika diantaranya meliputi konektivitas, pengendali banjir serta sarana dan prasarana penunjang pariwisata.

Menteri Basuki mencontohkan lagi soal penataan di KSPN Borobudur, secara umum progresnya bagus. Salah satunya adalah bantuan rumah swadaya masyarakat untuk digunakan sebagai pondok wisata (homestay) ditargetkan akan selesai Desember 2020.

Kementerian PUPR membangun 4 gerbang sebagai penanda masuk melalui 4 koridor utama ke arah Candi Borobudur, yakni Gerbang Klangon dari arah Kulon Progo, Gerbang Blondo sebagai pintu masuk dari arah Semarang, Gerbang Palbapang dari arah Yogyakarta, dan Gerbang Kembanglimus dari arah Purworejo. “Untuk Gerbang Klangon saat ini progresnya sudah 93,16%,” ujarnya.

Berkaitan dengan Pandemi COVID-19 terdapat beberapa masukan Standar Protokol Keamanan dan Keselamatan Terpadu di destinasi pariwisata.
Antara lain penyediaan toilet dengan kualitas bintang 4 dan 3. Kemudian penyediaan fasilitas cuci tangan di area- area pedestrian dan destinasi wisata (pasar/UMKM/area souvenir).

Termasuk pelayanan bagi difabel, jaringan dan alat komunikasi, serta dukungan peralatan serta alat transportasi yang baik dan siap digunakan untuk antisipasi kondisi darurat dan bencana. (oto)

About redaksi

Check Also

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Jakarta, Koranpelita.com PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas ekspansi bisnis dengan menyasar ekosistem …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca