Perlunya Konsep Baru Hunian di Kota Saat Pandemi

Jakarta,Koranpelita.com

Pandemi yang cukup lama melanda Indonesia saat ini telah banyak mempengaruhi gaya hidup dan aspek pada perkembangan perancangan arsitektur.

Salahsatunyaterkait dengan desain bangunan hunian rumah tinggal, dimana rumah telah menjadi salah satu objek penting dalam kegiatan sehari-hari manusia terutama di masa pandemi yang memaksa orang untuk work from home. Kegiatan rutin kerja di kantor, tempat usaha, belajar di sekolah, dan aktifitas lainnya semua harus dilakukan dari rumah masing-masing.

SeminarKONSEP BARU – Hunian di Kota, diselenggarakan oleh Jurusan Arsitektur Universitas Bina Nusantara (BINUS) bekerjasama dengan Kenari Djaja, yang sejak lama memperhatikan dampak pademi ini pada hunian khususnya di perkotaan.

Diskusiyang seru ini dipandu oleh moderator Yanita Milla Ardiani, IAI, aktivis dan dosen arsitektur dari Universitas Bina Nusantara dan diikuti sebanyak 667 peserta.

“Dengan mengambil tema towards a new urban house in pandemic era, diharapkan masyarakat luas dapat memperoleh informasi dan pemikiran dari para Arsitek tantang konsep baru pada saat merancang hunian agar penghuninya dapat beradaptasi dengan kondisi pandemi corona-19 dan sesudahnya nanti,” kata Direktur KENARI DJAJA Prima, Hendry Sjarifudin dalam sambutan pembukaan Seminar secara virtual, Rabu (4/11/2020).

Hendry menyampaikan seminar ini lebih ditujukan kepada para arsitek usia milenial, mahasiswa jurusan arsitektur & desain interior serta Umum yang saat ini memegang peran dalam kegiatan pembangunan bidang konstruksi.

“Senang ketika banyak Arsitek muda yang peduli pada kehidupan masyarakat di rumah tinggalnya yang disinyalir sebagai salah satu cluster penularan covid-19. Pemikiran dan ide kratif Arsitek ini akan sangat membantu dalam turut menekan pandemi,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengurus Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Denny Setiawan mengatakan Pengetahuan tentang ‘konsep baru’ ini perlu dipahami ketika arsitek melayani masyarakat merancang rumah tinggalnya yang harus baik, indah, dan sehat.

Sehinggabisa menampilkan beberapa contoh desain rumah paska pandemi hasil workshop para arsitek se-Asia di forum internasional ARCASIA yang diikutinya.

SedangkanHezbyRyandi yang aktif sebagai arsitek dan desainer interior, banyak melahirkan ide kreatif merancang bangunan rumah tinggal yang sehat. Diantaranya contoh penerapan konsep yang adaptable pada rancangan rumah paska pandemi yang berhasil diakomodir oleh grup arsitek DELUTION.

Disisilain Ketua Jurusan Arsitektur Universitas Bina Nusantara (BINUS), Dr. Nina Nurdiani, ST, MT, menyambut baik kerjasama antara dunia akademis dengan industry yang diwakili produk Kenari Djaja.

Melaluipengalaman para Alumninya, Arsitektur BINUS yang telah berusia 23 tahun telah berkontribusi nyata kepada profesi dan arsitektur yang besar manfaatnya bagi masyarakat luas. Sampai dengan Seminar berakhir, masih bertahan sekitar 350 peserta lebih yang memberi perhatian kepada karya arsitektur–arsitek muda Indonesia.

Beberapapemikiran baru tentang bagaimana mendesain adaptasi hunian di perkotaan disampaikan oleh Arsitek Denny Setiawan, IAI seorang pendidik yang juga praktisi arsitektur dari Studio Denny Setiawan.

Bersamakerabatnya Arsitek Hezby Ryandi, ST yang praktisi arsitektur dan desain interior dari DELUTION, kedua arsitek muda alumni Arsitektur Bina Nusantara, akan membagi pengalaman serta ide pemikirannya melalui karya arsitektur masing-masing. Contoh kontribusi adalah salah satu yang dapat dilakukan Arsitek pada bangunan hunian yang mendominasi ruang kota dan rawan menjadi cluster penularan covid-19. (Vin)

About ervin nur astuti

Check Also

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Jakarta, Koranpelita.com PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas ekspansi bisnis dengan menyasar ekosistem …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca