Alhamdulillah, Enam Tahun Berkarya JamSyar Miliki Gedung Sendiri

SEMENTARA yang Lain Ketar Ketir Karena Pandemi, PT Jamkrindo Syariah (JamSyar) justru bisa memiliki gedung sendiri. Bangunan 7 Lantai yang berlokasi di Jalan Let. Jend. Soeprapto Jakarta Pusat ini, menjadi bukti meskipun dalam kondisi pandemi, kinerja Jamsyar menunjukkan Jamsyar masih tetap survive dan exist.

“Dengan adanya gedung sendiri ini tentunya brand image JamSyar akan semakin baik. Selain itu, tentunya dengan adanya kantor baru ini JamSyar akan membuka peluang penyerapan tenaga kerja. Adapun jaringan layanan Jamsyar saat ini berjumlah 14 Kantor yaitu 8 Kantor Cabang dan 6 Kantor Unit Pelayanan yang tersebar di beberapa kota di Indonesia yang melayani seluruh wilayah Indonesia. Bahkan, di tahun ini, JamSyar berencana untuk menambah jaringan kantor dan saat ini Jamsyar dalama proses pengurusan ijin OJK untuk menambah 3 Kantor Cabang yang ditingkatkan statusnya dari Kantor Unit Pelayanan,” tutur Gatot Suprabowo Direktur Utama JamSyar, saat menggelar Conference Press, pencapaian kinerja JamSyar, pada 10 September 2020 lalu.

PT Penjaminan Jamkrindo Syariah atau lebih dikenal dengan nama JamSyar, lahir pada 19 September 2014. Dalam perjalanannya hingga memasuki usia ke-6 saat ini, Jamsyar mampu mencatat kinerja yang memuaskan dengan pencapaian asset melebihi 1 Triliun. Pertumbuhan aset, ekuitas, laba, volume penjaminan, jumlah terjamin, dan jaringan kantor mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun.

Rata-rata pertumbuhan aset dan ekuitas Jamsyar dari tahun 2015 hingga 2019 adalah sebesar 39,06% dan 23,66% per tahun. Sedangkan rata-rata pertumbuhan volume penjaminan adalah 64,76% per tahun. Dari penjaminan tersebut, jumlah terjamin yang dijamin adalah sebanyak 1,38 juta terjamin. Selama periode tersebut, total laba yang dibukukan oleh Jamsyar adalah sebesar Rp 83,86 miliar dengan rata-rata pertumbuhan per tahun sebesar 57,27%.

Pertumbuhan bisnis yang sangat cepat tersebut, tetap dilakukan oleh Jamsyar dengan mempertimbangkan aspek kehati-hatian. Hal ini ditunjukkan dengan kondisi kesehatan sejak tahun pendirian hingga tahun 2017, Jamsyar berada dalam kondisi Sehat dan pada 2 tahun terakhir berkondisi Sangat Sehat.

Per 31 Agustus 2020, total aset Jamsyar adalah sebesar Rp 1.252,68 M atau tumbuh secara YoY sebesar 18,22%. Sedangkan ekuitas Jamsyar di posisi yang sama adalah sebesar Rp 658,43 M atau tumbuh secara YoY sebesar 18,06%. Pertumbuhan Aset dan ekuitas tersebut disebabkan oleh pertumbuhan bisnis dan penambahan modal seiring dengan meningkatnya kepercayaan pemegang saham.

Dari sisi bisnis, pada posisi yang sama, volume penjaminan Jamsyar adalah sebesar Rp 20,86 triliun atau tumbuh sebesar 15,57% dari posisi yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan laba yang diperoleh selama bulan Januari hingga 31 Agustus 2020, adalah sebesar Rp 20,87 Miliar.

“Hal ini patut disyukuri, meskipun perekonomian Indonesia masih mengalami kontraksi sebesar 5,32 % YoY, pertumbuhan bisnis Jamsyar masih meningkat dengan nilai yang cukup besar. Kami optimis tetap membukukan laba pada pada tahun 2020 meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya”, imbuh Gatot.

Peningkatan jumlah terjamin yang dijamin oleh Jamsyar dari tahun ke tahun tersebut menunjukkan bahwa peran Jamsyar cukup besar dalam mendukung pertumbuhan perekonomian nasional. Di samping itu, dengan peningkatan jumlah terjamin akan membantu perkembangan usaha dari terjamin sehingga berpengaruh positif terhadap peningkatan lapangan kerja baru dan meningkatkan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Pada masa pandemi, peran penjaminan dipandang sangat efektif dalam pemulihan ekonomi nasional. JamSyar dipercaya untuk ikut serta dalam Program Penjaminan Pembiayaan Modal Kerja Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Program PEN ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan program pemerintah untuk mengurangi dampak Covid 19 terhadap perekonomian,” ungkap Gatot.

“Alhamdulillah, atas kepercayaan dan dukungan seluruh stakeholders serta loyalitas dan integritas yang tertanam dalam hati seluruh insan JamSyar, JamSyar mampu tetap exist dan survive dalam menghadapi tantangan pada masa pandemi Covid19. Untuk itu, atas nama seluruh jajaran JamSyar, kami mengucapkan terima kasih kepada pemegang saham, seluruh mitra JamSyar dan terjamin serta stakeholder lainnya yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu,” tutup Gatot. (Vin)

About ervin nur astuti

Check Also

Kemenparekraf Hibahkan Rp3,3 Triliun  Dukung Industri Pariwisata Indonesia

Jakarta,Koranpelita.com Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mulai menjalankan Program Dana Hibah Pariwisata dalam rangka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *