Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan di Losmen

Melawi, Koranpelita.com 

Polres Melawi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan di Losmen Jaya Indah yang beralamat di Dusun Niaga Karya Desa Tanjung Niaga, Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi, Selasa 8 September 2020.

Pembunuhan satu orang wanita berinisial T (41) di ketahui korban adalah penyandang tuna wicara dan korban juga adalah pekerja seks komersial.

Reka ulang dipimpin Kapolres Melawi AKBP Tris Supriadi, yang diwakili Waka Polres Melawi Kompol Agus Mulyana  , dan dihadiri Kasat Reskrim AKP Muhammad Ginting, S.H. dan Kasi Pidum Andi Tri Saputro SH MH, dari Kejaksaan Sintang berserta jajarannya lain nya.

Dalam rekonstruksi pelaku berinisial N (19) melakuan peragaan ulang hingga korban tak bernyawa lagi.

Dalam hasil reka ulang  pelaku N sebelum membunuh korban T pelaku N sempat berhubungan dengan salah satu wanita yang berinisial S.

“Saat melakukan hubungan
badan, pelaku sudah berniat akan
mengambil barang berharga milik
S dengan cara pelaku mengeluarkan pisau dari dalam tas untuk mengancam.

Namun karena S tersebut sudah merasa curiga dan pelaku juga merasa wanita tersebut akan melawan, pelaku mengurungkan niatnya dan kemudian keluar dari  kamar setalah itu pelaku N menuju kamar lain di lantai satu.

Setelah Pelaku sampai di lantai satu pelaku singgah di kamar 102 bertemulah bersama korban T setelah itu, pelaku N langsung masuk di dalam kamar sambil melihat – lihat barang berharga milik korban.

Setelah pelaku dan korban melakukan berhubungan intim saat itu pelaku mengetahui bahwa korban adalah tuna wicara dan melihat saat itu kondisi sekeliling ramai diurungkanlah niat itu, karna takut korban teriak.

kemudian keesokan harinya Sabtu 8/8/2020 pelaku kembali lagi ke losmen jaya indah pelaku tiba di losmen sekitar pukul 12.40 dengan menggunakan masker, jeket, topi dan pisau yang di simpan di jeket kirinya.

Sebelum melakukan aksi nya pelaku sempat mengawasi kedaan sekitar kurang lebih 30 menit, dan merasa aman pelaku langsung masuk ke kamar korban di kamar 102, dengan alasan mau berhubungan badan pelaku sengaja membayar koraban dengan uang sejumlah Rp30.000, sehingga membuat korban marah.

Setelah korban marah pelaku langsung mengambil pisau yang telah disediakan nya, lalu pelaku menusuk perut korban sebanyak satu kali di bagian kiri.

Melihat korban melawan pelaku lalu kembali menusuk korban bertubi – tubi dan pelaku melihat korban belum mati juga lalu pelaku menusuk leher korban satu kali hingga tewas.

Melihat korban sudah tak bernyawalagi pelaku lalu pergi ke WC untuk membersihkan darah yang bersimbah dilantai dan setelah membersihkan pelaku menutup wajah korban dengan bantal dan tubuhnya ditutupi dengan selimut.

Pelaku segera mencari barang berharga milik korban lalu ditemukanlah satu unit handphone milik korban yang berada di dalam tas, balik pintu.

Tidak lama berselang rekan korban mengetuk pintu sehingga membuat pelaku panik dan membuka pintu dan kabur.( jnr )

About redaksi

Check Also

AKSI SIGAP TNI AL DAN TIM SAR GABUNGAN EVAKUASI KORBAN TENGGELAM DI SUNGAI CISANGGARUNG

Cirebon, Koranpelita.com Wujud nyata kepedulian terhadap keselamatan masyarakat kembali ditunjukkan prajurit TNI AL. Kali ini, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca