Kompolnas Apresiasi Ditpolair Polda Kalteng, Dukung Inovasi Ketahanan Pangan

Palangka Raya, Koranpelita.com

Seiring dengan mewabahnya pandemi covid 19 di seluruh dunia, termasuk Indonesia telah menimbulkan banyak permasalahan. Baik itu menyangkut masalah kesehatan, masalah perekonomian, dan juga masalah ketersediaan pangan.

Oleh karenanya berbagai terobosan inovatif sangat diperlukan guna mendukung program Pemerintah dalam mengatasi permasalahan tersebut. Oleh karena itu inovasi pertanian guna menunjang program ketahanan nasional yang dilakukan oleh Ditpolair Polda Kalteng mendapat perhatian dan apresiasi dari Kompolnas RI.

Hal tersebut disampaikan oleh Komisioner Kompolnas RI Dede Farhan Aulawi ketika melakukan kunjungan kerja ke Mako Ditpolairud Polda Kalteng Selasa (14/7/2020).

Kunker Kompolnas tersebut dilakukan dalam rangka penelitian tentang telaah kritis terhadap peran Polairud dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan perairan. Kompolnas menaruh perhatian besar akan peran strategis Polair dalam mengamankan perairan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Polair harus diperkuat dengan berbagai instrumen pendukungnya, baik terkait anggaran, SDM maupun sarana dan prasarananya.

Dirinya menolak segala upaya yang bisa melemahkan peran Polair dalam menjaga perairan Indonesia sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang.

” Memang saat ini ada beberapa institusi yang memiliki kewenangan di perairan, tetapi dalam nya tidak pernah terjadi gesekan atau tarik menarik kepentingan, karena semua sudah tahu dan menyadari fungsi serta batas kewenangan masing-masing. Koordinasi yang baik selama ini harus dipertahankan, bahkan harus terus ditingkatkan demi kepentingan bangsa dan negara,” ungkapnya.

Setelah kegiatan penelitian Kompolnas selesai dilakukan, selanjutnya Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Pitoyo Agung Yuwono, S.I.K., M.Hum mengajak serta Komisioner Kompolnas melakukan panen perdana Sayur Hidroponik di Green House Ditpolairud Polda Kalteng.

” Mulai dari peternakan mugot ( pakan ternak untuk ikan lele ), ternak lele, sayuran kangkung, dan beberapa jenis tanaman lainnya. Inovasi pertanian ini menjadi mendapat sambutan yang positif dari masyarakat, sehingga banyak masyarakat yang tertarik untuk belajar. Sarana ini menjadi sarana edukasi buat masyarakat, pemanfaatan lahan secara produktif, sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi dan pangan bagi masyarakat “, pungkasnya. (D)

About dwidjo -

Check Also

MELALUI VIDEO CONFERENCE, DANLANAL CILACAP PANEN RAYA BERSAMA KEPALA STAF TNI ANGKATAN LAUT

Cilacap,  Koranpelita.com Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Cilacap Letkol Laut (P) Bambang Marwoto, PSC. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *