Akibat Pandemi Covid-19, PAD Kalsel Tahun 2020 Turun 50 Persen

Banjarmasin, Koranpelita.com

Akibat pandemi covid-19 Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di semua sektor di tahun 2020 ini bakal anjlok 30 hingga 50 persen.

Karena itu, selain aspek kesehatan, sektor prekonomian menjadi hal yang sangat penting untuk digerakan kembali dengan tetap memperketat protokol SOP covid-19, mengingat posisi pandemi di Kalsel masih menjunkan trend kenaikan.

” Jadi kita tidak harus selalu khawatir dengan pandemi, dan prekonomian kita harus sudah dibuka. Sebab jika prekonomian kita tidak dibuka maka sangat membahayakan,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo, kepada wartawan di Banjarmasin, Selasa (2/6/2020).

Berbicara pandemi corona, pemerintah tidak bisa hanya konsen ke soal kesehatan semata, tetapi juga harus memperhatikan dampak negatif terhadap sisi ekonominya.
Karena saat ini semua sektor ekonomi mengalami kelumpuhan sehingga harus ditegakan kembali.

Dari itu secara pribadi, ketua Komisi membidangi ekononi dan keuangan ini sangat mendukung di buka kembali bandara dan pelabuhan agar prekonomian dapat bererak kembali.

Dari itu komisi II imbuh politisi PDI-P itu, juga akan terus melakukan koordinasi intens bersama SOPD yang menangani sektor ekonomi serta pihak-pihak pelaku prekonomian.
” Kita akan mencari peluang sekecil apapun untuk pendapatan maka akan kita ditempuh,” pungkas Imam Suprastowo. (Ipik)

About kalselsatu

Check Also

Tak Perlu Khawatir Berlibur Ke Pantai Likupang

Travelling ke Sulawesi Utara, Taman Laut Bunaken sudah terlalu biasabagi para pecinta bahari. Namun, jika …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *