Nasari Group Berikan Bantuan APD Untuk Tenaga Medis Ke Muhammadiyah

Jakarta,Koranpelita.com

Nasari Grup menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis sebagai garda terdepan memerangi covid-19. Kali ini program Nasari Grup perduli melawan covid-19 pemberikan APD di bawah naungan Muhammadiyah.

“Bantuan 3 ribu APD ini, nantinya akan didistribusikan ke 71 rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 yang dikelola Muhammadiyah,” ujar Ketua KSPPS Nasari Syariah, Chandra Vokav Saritua, saat menyerahkan APD kepada Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti di kantor DPP Muhammadiyah Jakarta, Jumat (1/5/2020).

APD antara lain berupa hazmat suit, medical goggle, face shield, surgery mask, shoe cover, dan medical gloves. Selain itu, turut diserahkan 300 liter cairan disinfektan.

“Program Nasari Group Peduli Melawan Covid-19 ini dilakukan secara nasional sejak dua minggu lalu di banyak rumah sakit dan puskesmas. Anggota koperasi aktif memberikan bantuan kepada paramedis,” ujar Chandra.

Menurut Chandra, APD yang disalurkan kebanyakan produksi UMKM. Ia pun berharap agar bantuan tersebut sedikit-banyak bisa bermanfaat dalam penanggulangan covid-19. “Diharapkan, aksi peduli dari UKM dan koperasi bisa memberikan rasa optimisme dan gotong royong melawan pandemi ini,” katanya.

Diharapkan, aksi peduli dari UKM dan koperasi bisa memberikan rasa optimisme dan gotong royong melawan pandemi ini. Dengan demikian iapun berharap agar bantuan tersebut sedikit-banyak bisa bermanfaat dalam penanggulangan covid-19. “APD yang disalurkan kebanyakan produksi UMKM kami,” jelasnya.

Sementara itu Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mengatakan, kebutuhan APD untuk para tenaga kesehatan sangat banyak. Mengingat, APD bukan seperti baju yang bisa dipakai berulang-ulang.

“Kami berterimakasih kepada koperasi Nasari karena bantuan ini sangat membantu petugas di lapangan yang sampai sekarang terus bekerja semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami sampaikan per 28 April lalu, ada 71 rumah sakit Muhammadiyah yang terlibat covid dan lebih dari 2.500 pasien dirawat di rs kita,” ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti.

Menurut Abdul Mu’ti, kebutuhan APD untuk para tenaga kesehatan sangat banyak. Mengingat, APD bukan seperti baju yang bisa dipakai berulang-ulang. “Bukan soal jumlah yang diberikan tetapi semangat gotong-royong menjadikan covid-19 ini sebagai masalah bersama. Saling bahu-membahu menyelesaikan masalah, bukan saling menyalahkan,” jelasnya.

Rencananya, bakti sosial ini akan ada lagi bantuan tahap selanjutnya hingga Agustus, menyambut hari kemerdekaan. Sebanyak 75.000 masker, 7.500 APD, 7.500 paket sembako, 7.500 paket berbuka puasa, serta 750 penyemprotan disinfektan di pesantren, masjid dan tempat ibadah.

“Ini merupakan bantuan tahap awal, tahap ke dua di bulan Agustus nanti dalam rangka menyambut hari kemerdekan Indonesia yang ke 75 tahun. Kami terdampak paling parah, tetapi tetapi ingin memberikan sesuatu kepada bangsa ini. Kami mendorong pemerintah memastikan kepada masyarakat kapan ini semua akan berakhir. Contohnya, Amerika Serikat,d mereka memberikan fase-fase yang jelas. Kepastian itu yang harusnya bisa kita terima, ada tahapan tertentu sampai semua normal kembali,” ungkap Wakil Ketua KSP Nasari, Frans Meroga  Panggabean. (Vin)

About ervin nur astuti

Check Also

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Jakarta, Koranpelita.com PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas ekspansi bisnis dengan menyasar ekosistem …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca