Rencana Pengurangan Kunker Keluar Daerah DPRD Kalsel, Mulai Dibahas

Banjarmasin, Koranpelita.com

Kendati secara umum program kerja DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) tahun 2021 masih sama dengan 2020, namun ada beberapa poin kerja yang berpotensi berubah. Salahsatu poin tersebut yaitu menyangkut rencana pengurangan frekuesi kunjungan kerja (kunker) keluar daerah, dan akan dirubah menjadi lebih banyak kedalam daerah.

Langkah tersebut selain upaya penyesuaian terhadap Peppres No 33/2020 yang akan berlaku pada tahun depan, dan jiga untuk memperkuat pengawasan, monitoring serta evaluasi dari implementasi produk hukum dan kinerja dewan.

” Hari ini kita rapat membahas Rencana kerja (Renja) tahun 2021,” ujar Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin, kepada wartawan usai Rapat Badan musyawarah (Banmus) DPRD, di gedung dewan di Banjarmasin, Kamis (19/3/2020).

Secara umum, lanjut M Syaripuddin, Renja tahun 2021 masih mengacu pada renja tahun 2020. Hanya saja ada sedikit rencana perubahan, yaitu menyangkut kunker keluar daerah yang nantinya akan dikurangi dan akan diperbanyak ke dalam daerah.

Dalam rapat, tutur politisi PDI-P yang akrab di sapa Bang Dhin ini, sebagian anggota dewan sepakat untuk lebih banyak kunker dalam daerah. Karena selain lebih intens bertatap muka dengan daerah pemilihnya, juga biaya yang dikeluarkan dapat berputar di dalam daerah sendiri. Sehingga dimungkinkan bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD).

” Tetapi, itu masih dalam rencana, karna pelaksanaannya nanti di tahun 2021. Sedang untuk renja 2020 tetap jalan sesuai yang ada,’ kata dia.

Disinggung apakah memungkinkan atau bisa sesuai aturan jika frekuensi kunker dalam daerah diperbanyak? Bang Dhin, menyatakan sangat bisa. Karena, aturan hukum memberikan ruang untuk wakil rakyat menyusun rencana kegiatan kerjanya dalam kaitan membangun yang disepakati dan ditetapkan dalam rapat badan musyawarah.

Rapat hari itu dipimpin Ketua DPRD H Supian HK dan M Syaripudin serta dihadiri unsur pimpinan baik komisi, fraksi, AKD Ketua Fraksi, jajaran Sekretariat dewan serta dihadiri Asisten Pemerintahan Setdaprov Kalsel, Drs Sugianoor Bach. (Ipik)

About redaksi

Check Also

Ada Tiga Bencana Yang Dihadapi Kotim Tahun 2021

Sampit, Koranpelita.com Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencaba Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Provinsi Kalteng,pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *