Sebagai Penyangga, Pemprov-DPRD Fokus Bahas Kesiapan Songsong IKN

Banjarmasin, Koranpelita.com

Sebagai salahsatu provinsi penyangga dari ibu kota negara (IKN) baru yang akan berdiri di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), jajaran pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama DPRD mulai fokus membahas berbagai rencana pembangunan khususnya sarana-prasana yang terkait signifikan sekaligus sebagai kesiapan daerah dalam menyongsongnya.
Dengan begitu, Provinsi Kalsel diyakini akan memperoleh manfaat atas keberadaan IKN baru nantinya.

“Kita harus memperoleh manfaat baik secara ekonomis, maupun non ekonomis atas keberadaan IKN ini nantinya,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kalsel, H Sahrujani, dihubungi Jumat (14/3/2020).

Dari itu, daerah pun harus menyakinkan dan mempersiapkan sarana-prasarananya sehingga Kalsel menjadi lebih strategis sebagai gerbang ibu kota dan memang layak untuk disingahi.

Komisi III membidangi pembangunan dan infrastruktur menurutnya, Rabu tadi sudah melakukan rapat bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) membahas hal diatas.

Ada beberapa poin penting yang dibahas diantaranya, megaproyek Jembatan Panjang Pulau Laut di Kabupaten Kotabaru yang sudah masuk dalam RPJMN dan difloting dana APBN pada tahun 2021. Kemudian Jalan lintas hambatan Banjarbaru-Tanah Bumbu, dan menindaklanjuti permintaan Presiden Jokowi saat meresmikan Bandara Internasional Syamsudin Noor, yaitu agar dibangun ruas Jalan Tol Batulicin-Panajam serta provinsi juga akan membangun jalan lingkar wilayah menyambung ruas Sungai Puting-Banua Anam dan Pelabuhan Mekar Putih.

” Untuk semua ini DPRD Kalsel akan mendukung sepenuhnya agar bisa terwujud,” tegas politisi Partai Golkar ini.

Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Ir Fajar Desira menyatakan, kesiapan bukan hanya gerbang, namun juga sebagai penyangga pangan.

Karenanya pemprov juga akan menyiapkan rawa batang banyu untuk menjadikan Kalsel sebagai penyangga pangan ibukota baru. Dengan demikian, ketersediaan infrastruktur menjadi sangat penting karena juga berkaitan dengan rencana prioritas pembangunan yaitu tranformasi ekonomi.

Transformasi ekonomi sendiri menurut Fajar, yaitu merubah bahan mentah menjadi produksi, termasuk sektor pariwisata, dan pertanian.

“Ini sedang kita godok,” pungkas Fajar Desira.(Ipik)

About redaksi

Check Also

Pangdam IV/Diponegoro: Pastikan Pengamanan VVIP Kunjungan Presiden RI di Jawa Tengah Aman dan Lancar

Cilacap,KORANPELITA.Com – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., memimpin langsung pengamanan VVIP dalam rangka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca