Banjarmasin, Koranpelita.com
Tak ingin APBD stagnan hanya di angka 7 triliun, Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) intens melakukan evaluasi kinerja terhadap badan usaha milik daerah (BUMD) maupun instansi prekonomian lainnya, seperti bidang pendapatan pajak.
Senin (27/1/2020) tadi, komisi membidangi ekonomi dan keuangan itu memanggil semua UPPD Samsat se Kalsel, untuk mendengarkan masukan maupun kendala yang mungkin menghambat upaya dan peluang peningkatan pendapatan di sektor pajak.
Hal itu diungkapkan, Anggota Komisi II DPRD Kalsel, M Yani Helmie, kepada wartawan usai kegiatan.
Dari hasil pertemuan yang digelar hingga Pukul 17.30 petang itu menurutnya, ternyata banyak kendala yang harus dicarikan solusinya.
Diantaranya yaitu keinginan unit pelaksanan pendapatan daerah (UPPD) agar ada pemerataan atau penyeragaman fasilitas untuk layanan, seperti bangunan gedung dan perlengkapannya maupun kendaraan
operasional.
Salahsatu contoh yaitu UPPD Samsat Kabupaten Balangan, yang kondisi kantornya sudah kurang layak, dan harus di carikan solusinya.
” Kendala ini yang harus kita carikan solusinya, sehingga upaya optimal dapat diraih,” tegas M Yani Helmie.
Selain kendala sarana, lanjut dia, mereka juga memerlukan inovasi payung hukum salahsatunya perda retribusi air permukaan yang dinilai sudah tak sesuai, sehingga banyak kendala untuk mengoptimalkan penarikan retribusi air permukaan seperti di Kota Medan yang kini sudah mampu mencapai 800 jutaan.
” Jadi kita di dewan akan mendukung revisi perda jika memang dibutuhkan,” tandasnya.
Kepala Bidang Pengelolan Pendapatan Daerah Badan Keuangan Daerah (Bakueda) Provinsi Kalsel, Rustamaji, menyebutkan, dibanding tahun lalu, untuk pendapatan pajak tahun 2020 ada kenaikan sebesar 5,06 persen atau Rp. 149.832.000.000, dari Total target 3.113. 500.000.000.
Adapun imbuhnya, optimalisasi ini melalui kerjakeras yang dilakukan semua petugas yang mengelola pajak didaerah, khususnya di garda depan yaitu Kepala UUPD se Kalsel yang sudah memaksimalkan layanan secara konvensional maupun modern atau digital. (Ipik)
www.koranpelita.com Jernih, Mencintai Indonesia