Banjarmasin, Koranpelita.com
Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Sahrujani, meminta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk kembali mempertajam koordinasi kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, khususnya untuk memperoleh tambahan armada penunjang bus rapid transit (BRT) yang kini masih tersedia 10 unit lagi pada anggaran tahun 2019 ini.
Pasalnya, Kemenhub sudah memberikan sinyal kuat untuk memperolehnya.
Sinyal kuat pun diketahui setelah rombongan Komisi III membidangi, infrastrukur, pembangunan, ESDM dan perhubungan ini, dua hari lalu bersama Dishub, melakukan kunjungan kerja ke Kemenhub RI di Jakarta.
” Kita harap pihak eksekutif bisa kembali mempertajam lagi dan sesegeranya menindaklanjuti usulan bantuan tambahan unit bus ini.
Karena Kalsel sudah punya peluang besar untuk memperolehnya,” ujar Sahrujani, kepada wartawan di Banjarmasin, Kamis (10/10/2019).
Peluang atau lampu hijau bagi Provinsi Kalsel ini, menurutnya, karena secara regulasi maupun syarat baik administrasi, teknis dan kesanggupan daerah, dinilai sudah cukup dan laik dibanding beberapa daerah lain.
Sehingga kini tinggal mematangkan rencana agar dapat merealisasikan permohonan bantuan tambahan 10 unit bus tersebut.
Politisi Partai Golkar ini pun membeberkan, 10 armada yang tersisa dari 30 unit di Kemenhub merupakan pengadaan barang pada anggaran Tahun 2019, yang belum disalurkan kedaerah lain.
Alasannya, dimungkinkan daerah lain belum memiliki kesiapan untuk mengelola dengan shering APBD.
Sedang untuk program tahun 2020, pusat tak lagi menyediakan unit bus secara fisik melalui pengadaan barang.
Tetapi, menggandeng pihak ketiga sebagai penyedia armadanya dengan pola bayar dengan hitungan perkilometer seperti sistem pengelolaan busway di Jakarta.
Untuk program itu lanjut dia, Kemenhub mengalokasi dana sebesar Rp 326 miliar untuk 5 provinsi yaitu, Palembang, Medan, Jawa Tengah, Makasar dan Jawa Barat.
Mantan Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) ini menjelaskan, sejak Bulan Mei 2019 lalu, Kalsel sudah mengoperasikan BRT sebanyak 5 unit pada koridor I Banjarmasin-Banjarbaru ditopang 17 halte dan Banjarbaru ke Banjarmasin 21 halte.
Adapun tambahan unit yang diharapkan nanti untuk menunjang di koridor II Banjarmasin-Marabahan. Banjarmasin- Pelaihari, yang di canangkan sebagai penunjang sarana transportasi bagi kawasan Banjarbakula.
“Karena Kalsel ini sudah siap dan bagus, maka dewan mendorong agar bantuan ini dapat terealisasi segera dan berharap bisa berbarengan dengan peresmian Bandara Syamsudin Noor,” pungkasnya (Ipik)
www.koranpelita.com Jernih, Mencintai Indonesia