Lima Kabupaten di Kalteng Ingin Bentuk Provinsi Baru

Sampit,Koranpelita.com.

Seperti diinformasikan oleh Tasrifinoor dalam grop WA Presidium Dewan Persiapan Pemekaran Provinsi Kotawaringin ( DP2K) yang merupakan salah satu pengurusnya, baru baru ini menjelaskan, wacana pembentukan Provinsi Kotawaringin memang bukan hal baru.

Karena sejak 2006, pemekaran wilayah ini sudah dibahas, dan terus dipertimbangkan hingga terjadi perdebatan terkait ibu kota. Kabupaten yang masuk dalam provinsi baru tersebut antara lain Kotawaringin Timur, Seruyan, Kotawaringin Barat, Lamandau dan Sukamara.

Namun wacana itu semakin mendekati kenyataan, setelah Gubernur Kalteng Sugianto Sabran ikut mendukung pembentukan provinsi di wilayah barat Kalimantan Tengah itu. Bahkan Sugianto menegaskan bahwa Provinsi Kotawaringin harus sudah terbentuk sebelum masa jabatannya sebagai gubernur Kalteng berakhir di 2021. Saat ini, sudah ada Presidium Dewan Persiapan Pemekaran Provinsi Kotawaringin (DP2K).

Sementara lokasi untuk ibu kota Provinsi Kotawaringin nantinya ada tiga usulan. Pertama di Kecamatan Hanau (Seruyan), Kecamatan Pangkalan Banteng (Kobar) dan Kecamatan Telawang (Kotim).

Gubernur mengakui, wacana pembentukan Provinsi Kotawaringin memang bukan hal yang baru.

“Dengan sudah dibentuknya Dewan Persiapan Pembentukan Provinsi Kotawaringin diharapkan kepada seluruh pengurus agar segera bergerak cepat untuk bekerja. Saya mendukung penuh pembentukan provinsi yang baru ini. Sebab tujuannya untuk pemerataan pembangunan,” kata Sugianto dalam sambutan saat pengukuhan DP2K di Gedung Serbaguna Sampit, Senin (5/8) malam.

Jika benar Kalimantan Tengah ini jadi ibu kota negara, maka Provinsi Kotawaringin juga harus segera dibentuk.

“Contohnya saja seperti Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), tidak ada angin dan hujan tiba-tiba sudah menjadi provinsi. Saya berharap pembentukan Provinsi Kotawaringin ini sama halnya seperti Kaltara. Masa jabatan saya menjadi gubernur Kalteng berakhir pada pertengahan 2021 mendatang. Saya berharap di masa itu, Provinsi Kotawaringin ini juga tuntas atau selesai untuk dimekarkan menjadi sebuah provinsi,” tegasnya.

Gubernur mengingkatkan, pemekaran provinsi yang baru ini harus kompak dan bisa merangkul semua masyarakat.

“Pemekaran ini merupakan kepentingan yang besar. Bahkan Presiden Jokowi ketika berbincang beberapa waktu lalu mengatakan luas Kalteng ini besar. Ini sebenarnya adalah sinyal dari presiden boleh dikatakan membentuk daerah lagi. Memang kenyataannya, dengan luasan yang hampir satu setengahnya Pulau Jawa, kemungkinan akan ada daerah atau provinsi baru yang nantinya selain Kalteng ini,” ungkapnya.

Gubernur akan berkoordinasi dengn DPRD Kalteng terkait usulan pembentukan Provinsi Kotawaringin itu. “Saya memastikan ketua dan anggota DPRD yang sebentar lagi akan dilantik mendukung maksud dan tujuan yang baik ini,” akuinya.

Akhir tahun ini diharapkan berkas sudah ada di tangan Presiden dan dibahas di DPR RI. “Saya serius akan hal pembentukan wilayah baru ini. Saya juga akan membawa Ketua DP2K, beserta Sekretaris dan Bendahara untuk menghadap ke Presiden terkait masalah pemekaran provinsi baru tersebut,” ungkapnya.

Sementara Ketua Presedium DP2K Rahmat Nasution Hamka mengatakan tugas dan tanggung jawab berat ada di pundak jajaran pengurus DP2K. “Saya mengharapkan kepada yang sudah diberikan mandat dan menjadi bagian DP2K ini agar nantinya bersama-sama mewujudkan provinsi yang baru ini. Dengan apa yang disampaikan oleh gubernur merupakan angin segar dan juga tugas bersama untuk membentuk provinsi yang sudah lama dirintis,” tegasnya.

Susunan Presedium DP2K itu terdiri dari Rahmat Nasution Hamka sebagai ketua, Sekretaris Marukan, Bendahara Ansen Tue, serta ketua di masing-masing kabupaten. Mulai dari Kotawaringin Timur yang diketuai Muhammad Arsyad dan Suhartono Firdaus (sekretaris), Kobar diketuai  Darmasyah dan Haeir sekretarisnya, Seruyan diketuai Argiansyah dan Arahman (sekretaris), Lamandau ketuanya H Tomi dan Irwansyah (sekretaris) dan Sukamara ada Damanhuri (ketua) dan Chandra Irawan (sekretaris). Demikian informasi yang disampaikan oleh Tasrifinoor. ( Ruslan AG ).

About redaksi

Check Also

Walkot Semarang Luncurkan Aplikasi SDGs, Dari Kependudukan hingga Transportasi dalam Layanan Satu Aplikasi

SEMARANG,KORANPELITA.Com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng resmi meluncurkan aplikasi “SDGs atau Semarang dalam Genggaman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca