Komisi III DPR RI Beri Atensi Atas Ilegal Meaning di Kalsel.

Banjarmasin, Koranpelita.com

Mengingat, Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menemukan tiga kegiatan operasi pertambangan ilegal di Kabupaten Tanah Laut, Rabu (31/7) kemarin, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, memberi atensi secara khusus atas operasi pertambangan tanpa izin (PETI) atau ilegal yang masih terjadi di provinsi.

Atensi khusus tersebut diungkapkan salah satu senator membidangi hukum yaitu Habib Aboe Bakar Al-Habsy saat audien bersama jajaran pimpinan daerah di Mapolda Kalsel, Senin (1/8/2019) pagi.

“Intinya penegakan hukum di semua bidang harus terus dilaksanakan,” sebut Anggota Komisi III DPR RI ini saat itu.
Menurutnya, kedatangan Komisi III DPR RI ke Kalsel, merupakan atensi dan perhatian terhadap Banua yang bersifat evaluasi terhadap penegakan hukum di Kalsel.

“Ilegal mining ya tetap ditegakkan. Kalau sampai dimana perkembangannya, ya tergantung penegakan hukum,” tandas politisi PKS ini.

Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol Aneka Pristafuddin, mengatakan, selama ini apapun bentuk laporannya maka akan ditindaklanjuti oleh Polda Kalsel.

Pihaknya imbuh dia berkomitmen akan terus mengawasi kegiatan-kegiatan pertambangan ilegal di Kalsel, dan memastikan bekerja dengan profesional dalam penanganan kasus.

“Kita bekerja sesuai dengan asas profesionalitas,” pungkasnya.(Ipik)

About dwidjo -

Check Also

Sejak 20 Oktober, Transaksi UKM Virtual Expo Rp 1,68 Miliar

Semarang,Koranpelita.com Sejak bisa diakses pada 20 Oktober lalu, setidaknya sudah ada Rp 1,68 Miliar transaksi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *