Komisi III Pertemukan FDO dengan Aplikator, Tapi Belum Ada Solusi.

Banjarmasin, Koranpelita.com

Sebagai tindaklanjut dari aspirasi yang disampaikan Forum Driver Online (FDO) Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk bertemu aplikator, Komisi III bersama perwakilan PT Gojek Indonesia dan PT Grab Indonesia, dan dinas perhubungan serta perwakilan para supir online,

Senin(22/7/2019) siang tadi menggelar pertemuan di ruang Komisi III DPRD Kalsel, di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, guna membahas tuntutan yang pernah disampaikan pekan lalu.

Namun meski dapat bertatap muka, para pelaku angkutan berjaringan tersebut masih merasa kecewa.

Karena aplikator dari dua perusahaan angkutan online yang datang langsung dari Jakarta itu belum menghasilkan solusi yang diharapkan FDO.

Sehingga masalahnyapun belum bisa dipecahkan melalui mediasi yang difasilitasi wakil rakyat hari itu, dan pembahasan dijadwalkan berlanjut sepekan kemudian.

Terlebih usai pertemuan, perwakilan PT Gojek Indonesia dan PT Grab Indonesia buru-buru meninggalkan ruangan menuju lif.

Kepada wartawan, mereka enggan memberi keterangan.” Kita no coment aja,” kata salahsatu perwakilan aplikator, sambil berlalu.

Ketua Komisi III DPRD Kalsel H Supian HK juga mengharap masalah ini bisa cepat diselesaikan. Menurutnya, perlu ada regulasi untuk mengawasi aktivitas perusahaan angkutan berbasis online di Kalsel.

“Payung hukumnya disempurnakan. Apakah bentuknya nanti Perda atau Pergub,” kata dia.

Sementara, Ketua FDO Kalsel, Pandu Setiawan, mengaku sangat kecewa dan berkata jauh dari harapan
“Ini masih jauh dari harapan,” tegasnya.
Untuk itu diapun berharap, pertemuan lanjutan yang dijanjikan nanti sudah bisa menghasilkan titik temu, dan apa yang disampaikan FDO, bisa merubah beberapa kebijakan perusahaan yang sangat merugikan mereka. Masalah yang paling signifikan bagi para driver ialah adanya aturan Prioritas.

Prioritas yang dimaksud kata dia, yaitu oleh aplikator, driver tertentu akan mendapat prioritas tarikan ketimbang yang lain. Namun, alasan menjadi prioritas masih belum jelas bagi FDO.
“Itu menciptakan suasana yang tidak kondusif. Yang dapat tarikan cuma itu-itu saja. Yang lain cuma bisa bengong,” kata Pandu berprediksi.(Ipik)

About dwidjo -

Check Also

Rahmanto Muhidin Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Ketua DPD Lasqi Mura

Puruk Cahu , Koranpelita.com. Rahmanto Muhidin terpilih untuk memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *