GALERI INVESTASI-penandatanganan piagam kerjasama pendirian galeri investasi.(ist

Unsultra Kini Punya Galeri Investasi BEI

Kendari, Koranpelita.com

PT Indo Premier Sekuritas (IndoPremier) bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) terus meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal di wilayah Sulawesi Tenggara dengan langkah konkret, yakni peresmian Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GI BEI) Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) di Hotel Srikandi Kendari, Rabu (24/4).

Rektor Universitas Sulawesi Tenggara, Prof. Dr. Ir. H. Andi Bahrun, M.Sc.Agric mengaku senang dengan sinergi OJK, BEI dan IndoPremier dalam pendirian Galeri Investasi kelima yang diresmikan di Kota Kendari dan ketujuh yang diresmikan di Provinsi Sulawesi Tenggara yakni UHO, STIE 66, IAIN Kendari, Universitas Muhamadiaya Kendari, Universitas Dayanu Ikhsanuddin dan Universitas Muhammadiyah Buton.

Pihaknya meyakini  kehadiran Galeri Investasi (GI) ini sangat bermanfaat karena akan memudahkan mahasiswa dan masyarakat sekitar dalam mengenal dan menikmati produk-produk pasar modal Indonesia. Kehadiran Galeri Investasi menjadi semacam oase bagi investor Sulawesi Tenggara yang selama ini memang menginginkan investasi yang aman dan terpercaya.

“Universitas Sulawesi Tenggara berkomitmen mengembangkan pasar modal di Sulawesi Tenggara,” tegasnya.
Executive Advisor PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Harry Prasetyo pun mengamini apa yang diungkapkan Rektor Universitas Sulawesi Tenggara. Ia menegaskan bahwa bursa memang mempunyai kewajiban dan tanggung jawab seperti tertuang dalam UU Pasar Modal mulai dari literasi hingga inklusi.

Fredly Nasution. Ia berharap BEI dan IndoPremier terus bekerjasama meningkatkan literasi pasar modal yang masih di angka 4,4% dan inklusinya masih di bawahnya karena saham masih dianggap hanya untuk orang kaya.

“Target dari OJK untuk pertumbahan emiten tahun ini sendiri sebesar 300 emiten dan semoga GI ini bisa sangat bermanfaat untuk civitas academica maupun masyarakat umum,” tandasnya.

Sementara itu, Deputy Head of Marketing PT Indo Premier Sekuritas, Paramita Sari mengakui bahwa PT Indo Premier Sekuritas (IndoPremier) memang berkomitmen pada gerakan literasi dan inklusi pasar modal untuk seluruh rakyat Indonesia.

Pihaknya menegaskan Galeri Investasi Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) merupakan GI BEI ke-34 yang bekerja sama dengan IndoPremier.

IndoPremier memandang GI berperan penting sebagai jembatan menuju penguasaan ilmu pengetahuan, khususnya pasar modal beserta prakteknya mulai dari lingkungan kampus.

“GI ini bukan sekadar tempat untuk mengenal pasar modal secara teori, melainkan menjadi lokomotif literasi dan inklusi pasar modal karena di tempat inilah civitas academica dan masyarakat umum bisa melakukan simulasi dan transaksi saham secara langsung dan real time dengan sistem online trading terintegrasi yang terlengkap, terjangkau, dan terpercaya di Indonesia milik IPOT,” tandasnya.

Sebagai salah satu perusahaan sekuritas swasta terbesar di Indonesia, imbuhnya, IPOT terus berinovasi untuk mempermudah akses masyarakat untuk menjadi investor di pasar modal Indonesia, seperti pembukaan rekening secara full digital, tanpa dokumen hardcopy, melakukan transaksi saham, reksa dana, ETF hingga PPT (Pembayaran tagihan bulanan, Pembelian tiket dan voucher, dan Transfer dana tanpa limit dan biaya) dalam satu platform, satu akun, satu bank pembayaran, dan satu reporting.

Arham, mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Unsultra, berharap Galeri Investasi BEI ini bisa memberikan manfaat bagi semua pihak sehingga penyebaran informasi pasar modal lebih tepat sasaran.

“Selain itu, GI BEI ini pasti akan memberikan manfaat yang optimal bagi mahasiswa khususnya fakultas ekonomi, praktisi ekonomi, investor, pengamat pasar modal maupun masyarakat umum di lingkungan universitas, baik untuk kepentingan edukasi dan sosialisasi pasar modal maupun untuk kepentingan ekonomis atau sarana investasi.”

Acara pembukaan Galeri Investasi Universitas Sulawesi Tenggara disemarakkan dengan penandatanganan piagam kerjasama pendirian galeri investasi, penyerahan cindera mata, pelantikan pengurus galeri investasi, dan seminar nasional pasar modal dengan narasumber Executive Advisor PT Bursa Efek Indonesia, Harry Prasetyo, Deputy Head of Marketing PT Indo Premier Sekuritas, Paramita Sari yang dimoderatori oleh Dr. Sahyunu., SE., M.Si.(ay)

 

 

About ahmad yani

Check Also

Bebaskan Pemuda dari Target Industri dan Bahaya Rokok

Jakarta, Koranpelita.com Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *