PT. DAHANA dan Kementrian Pertahaanan Republik Indonesia menandatangani kontrak pengadaan alutsista dan Kontruksi termasuk diantaranya pengadaan Bomb P-250 Live senilai ratusan milyar

DAHANA – Kemenhan RI Tandatangani Kontrak Ratusan Milyar

Subang, Koranpelita.com – Dalam rangka mendukung kemandirian industri pertahanan dalam negeri, perusahaan plat merah yang bergerak di Industri bahan peledak baik untuk komersil ataupun militer PT DAHANA (Persero) melakukan penandatanganan kontrak pengadaan Bomb P-250 Live dengan Kementerian Pertahanan RI untuk proyek pengadaan Alutsista dan Konstruksi di lingkungan Kementerian Pertahanan atau Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Bomb P-250 Live merupakan alat peledak yang diaplikasikan pada Pesawat Sukhoi, bom ini termasuk dalam jenis High Drags General Purposes (HDGP) yang memiliki kemampuan untuk meledak dan efek pecahannya dapat digunakan untuk menghancurkan bangunan dan fondasi bunker, juga dapat menghancurkan benda hidup di area yang luas.
Melihat kemampuan DAHANA dalam memproduksi bahan peledak yang berkualitas dan berdaya saing, Kementerian Pertahanan pun menjatuhkan pilihan membeli Bomb P250 L dari Perusahaan yang masuk di kluster NDHI (National Defence & Hitech Industry) tersebut. Selain itu, kegiatan penandatanganan ini dimaksudkan untuk terus mendorong Industri Pertahanan dalam negeri.
Dalam penandatanganan kontrak yang dihadiri oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, PT DAHANA (Persero) diwakili oleh Direktur Operasi Bambang Agung dan berlangsung di Kantor PT PINDAD (Persero), Bandung, Jum’at, 12 April 2019 ini, Dahana sendiri mendapatkan nilai kontrak sebesar Rp. 104.727.968.160.
“Tentunya ini peluang sekaligus tantangan untuk kami di sektor militer. Dan kami akan memberikan yang terbaik, sesuai motto Dahana “Serving the Nation Better,” ungkap Bambang Agung.
Sementara itu Kemenhan melalui siaran persnya mengatakan penandatangan kontrak merupakan bagian dari upaya Kemhan mewujudkan komitmen pemerintah dalam membangun kekuatan pertahanan yang tangguh dan berdaya tangkal tinggi, serta kesungguhan pemerintah untuk membangun kemandirian Alutsista melalui partisipasi aktif industri pertahanan dalam negeri. (M. Suparman)

About maman suparman

100 persen asli Subang

Check Also

Pengurus RW 11 dan Satgas Covid-19 Kelurahan Kebon Jeruk Laksanakan Penyemprotan Disinfektan di Masjid Mamb’ul Huda

Jakarta,  Koranpelita.com Pengurus RW 11 bersama Satgas Covid-19 Kelurahan Kebon Jeruk melaksanakan Penyemprotan cairan Disinfektan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *