foto Anisa Suci Andriwibowo (foto keluarga)
foto Anisa Suci Andriwibowo (foto keluarga)

Langkah Keluarga, Foto Korban Penculikan di Bekasi Disebar

Jakarta, Koranpelita.com

Keluarga korban penculikan anak di Bekasi terus berlanjut. Foto Anisa Suci Andriwibowo (3 tahun) korban penculikan disebar pihak keluarga. Selain melapor ke polisi, keluarga juga menyebar pamflet ke tempat-tempat keramaian agar Anisa segera ditemukan.

“Ini mau sebar foto ini, bikin 1.000-lah palingan nanti di fotocopy,” kata ibunda korban, Aprilia Lestari (20) kepada wartawan di kediamannya di Komplek Bintara 3, Bintara Jaya, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Kamis (11/4/2019).

Pamflet tersebut akan disebar di sekitar perumahan hingga ke tempat-tempat umum seperti terminal dan pasar. Dia juga akan menyebar informasi lewat media sosial dan grup WhatsAPP. “Grup WA kayak grup FBR, NU, grup ojek online. Di Facebook, saya pasang di status saya, saya masukin di grup saya ada teman-teman saya,” jelas Aprilia keluarga korban.

Seorang satpam komplek, Rustam ikut membantu menyebarkan pamflet di sekitar perumahan. Ada 6 pamflet yang dia tempelkan di sekitar komplek. “Kita sebar pamflet ini, semoga penculik cepat ketangkep. Kita sebarin di seluruh komplek ujung depan, yang saya sebarin ada 6 lembar ini,” jelas Rustam.

Sementara itu, setelah adanya penculikan itu, keamanan di pintu masuk komplek diperketat. Satpam akan mencurigai orang yang tidak dikenal. “Kami 24 jam siap perketat keamanan, kalau ada orang yang tidak dikenal kami siap tegur,” kata Rustam.

Soal sosok pelaku sendiri, Rustam mengaku tidak mengenalinya. Dia menduga pelaku bukan warga komplek dan baru masuk ke situ.

Sebelumnya Anisa diculik pada Selasa (9/4) pagi lalu saat main di selasar Masjid Al-Amin, Komplek Bintara 3, Bintara Jaya, Bekasi Barat. Pelaku diduga seorang wanita berjilbab dan aksinya terekam kamera CCTV. (esa)

About djo

Check Also

DK PWI:  Wartawan Harus Jaga Jarak  Dalam Kontestasi  Pilkada

Jakarta, Koranpelita.com Dewan Kehormatan PWI Pusat kembali mengingatkan pentingnya media dan wartawan aga menjaga jarak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *