Kesadaran Masyarakat Kota Serang Lebih Sehat Masih Minim

Serang, Koranpelita.com

Minimnya kesadaran masyarakat Kota Serang, untuk hidup lebih sehat menjadi faktor penting tidak berjalan sepenuhnya Desa Siaga Aktif.

Apalagi Desa Siaga Aktif di Kota Serang dimulai dari penigkatan pelayanan kesehatan dasar (yankesdas) yang harus berjalan setiap hari.

Kepala Dinas Kesehatan (DINKES) Kota Serang Toyalis mengatakan, program Germas untuk peningkatan desa siaga aktif sudah ada sejak lama namun tidak sepenuhniya berjalan.

“Peningkatan desa siaga aktif melalui program germas udah 12 tahun berjalan, tapi ga sepenuhnya berjalan setiap tahun,” ujar Toyalis di Serang, Selasa (26/3/19).

Diantaranya pengembangan posyandu dan pelayanan kesehatan harus berjalan secara optimal untuk meningkatkan potensi desa siaga aktif.

Sehingga kata dia, di Kota Serang baru ada 19 Kelurahan yang menuju desa siaga aktif.

“Akibat kurang kesadaran akan hidup sehat Kota Serang baru ada 19 kelurahan memiliki potensi desa siaga aktif dari total 64 kelurahan yang ada,” katanya.

Sementara ada Peran penting bagi kelurahan dan masyarakat harus melakukan peningkatan kesadaran terhadap kesehatan.

Adapun Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, di tahun 2019 sampai 2020 seluruh kelurahan sudah memiliki potensi desa siaga aktif.

Walikota bertekad program Germas ini akan terus di tindaklanjuti oleh seluruh OPD, posyandu dan masyarakat lebih optimal lagi. (roy)

About djo

Check Also

Tingkatkan Perekonomian, Bank Kalsel Dukung Merger PT BPR Balangan-HST

Banjarmasin, Koranpelita.com Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Kalsel terus berupaya untuk meningkatkan potensi perekonomian, salah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *