Cianjur, Koran Pelita. Com
Saat ini, penduduk Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sudah 86 persen dikaver Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Hal itu, dikemukakan Kepala Cabang Utama BPJS Kesehatan Sukabumi – Cianjur, Dwi Surini, pada pertemuan dengan Plt Bupati Cianjur, H
Herman Suherman dalam kerja sama BPJS bersama Pemkab Cianjur, di ruang Garuda Pendopo Cianjur, Rabu (18/03/2021).
Untuk jaminan kesehatan di wilayah Cianjur, karena pada saat ini sudah 86 persen penduduk Cianjur dikaver oleh JKN, pesertanya dari 2,3 juta sudah sekitar 2 juta menjadi peserta dan ini harus terus ditingkatkan terutama terhadap potensi – potensi peserta yang masih bisa dicover melalui JKN.
“Peserta ini semakin di tingkatkan untuk mencapai UHC 95 persen dari jumlah penduduk atau kurang lebih ada sekitar 192 ribu yang masih perlu dijamin untuk mencapai UHC di Cianjur,” katanya.
Dalam kesempatan itu Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman, menyambut baik Tim BPJS Kesehatan atas kunjungannya.
Menurutnya, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebagai badan yang ditunjuk pemerintah dalam mengemban tugas JKN ini akan benar – benar terasa kemanfaatannya oleh masyarakat Cianjur,
Diharapkan berada di posisi UHC ( Universal health Coverage)/Jaminan Kesehatan Semesta karena secara umum UHC merupakan sistem kesehatan yang memastikan setiap warga dalam memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif bermutu dengan biaya terjangkau. (mans).
www.koranpelita.com Jernih, Mencintai Indonesia