Banjarmasin, Koranpelita.com
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali memberikan bantuan untuk korban musibah banjir bagi masyarakat di provinsi setempat.
Bantuan berupa uang tunai masing-masing senilai Rp 20 juta tersebut diserahkan oleh Kepala Kejati (Kajati) Kalsel, Rudi Prabowo Aji, secara simbolis kepada tiga Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dihalaman kantor Kejati Kalsel di Banjarmasin, Selasa (2/2/2021) siang.
Adapun bantuan uang tunai hasil partisipasi seluruh pegawai dan para Ibu IAD di jajaran Kejati Kalimantan Barat (Kalbar) itu diserahkan kepada Kajari Marabahan (Kabupaten Barito Kuala), Kajari Martapura (Kabupaten Banjar ) dan Kejari Pelaihari ( Kabupaten Tanah Laut).
Didampingi para Asisten dan Koordinator serta para Kasi-Kasi, Kajati Kalsel, Rudi Prabowo Aji, mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian seluruh jajaran kejaksaan terhadap musibah yang dialami masyarakat.
Dipilihnya bantuan bagi Kabupaten Batola, Tanah Laut dan Kabupaten Banjar, lanjut Rudi, dikarenakan hingga kini genangan banjir masih belum surut.
” Ini juga berdasarkan petunjuk yang disampaikan gubernur, bahwa tiga kabupaten ini masih perlu bantuan. Bantuan ini akan diserahkan kepada posko-posko utama dilokasi masing-masing wilayah,” pungkas Rudi Prabowo Aji.
Kajari Martapura, Hartadhi, mengatakan, wilayah yang masih parah digenangi air yaitu di Sungai Tabuk.
Sedang Kajari Batola, Andri, menyebut wilayahnya yang masih parah berada di Jejangkit dengan genangan air masih selutut.
Begitu pula Kajari Pelaihari, Abdurahman, mengatakan siap untuk menyerahkan bantuan tersebut bagi masyarakat diwilayahnya masing-masing.
“Untuk Kabupaten Tanah Laut, masih ada wilayah yang terisolir, akibat ada jembatan putus, sehingga masyarakatnya perlu dibantu” kata Abdurahman.(Ipik)
www.koranpelita.com Jernih, Mencintai Indonesia