Bekasi, Koranpelita.com
Bir pletok merupakan salah satu minuman khas Betawi yang diyakini memiliki beragam manfaat bagi kesehatan.
Meski menyandang kata ‘bir’, bir pletok tidak mengandung alkohol. Bahan dasarnya berasal dari alam Indonesia yang kaya tumbuhan berkhasiat obat.
Wati Badriah pelaku UKM warga di RT.04/07 PTI.2, Mustikasari, mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat menjelaskan minuman tradisional ini, dibuat dari bahan rempah-rempah yang berkhasiat, antara lain, jahe, sereh, kapulaga, cengkeh, biji pala, lada, kayu manis, daun pandan, gula, hingga kulit kayu secang. Kulit kayu secang inilah yang membuat bir pletok berwarna merah.
Bir pletok merupakan salah satu peluang bisnis yang tidak sedikit dilirik warga Betawi.
Saat ini, pasar minuman khas Betawi ini, tak hanya sekadar lokalan Jabodetabek saja, peminatnya pun hingga luar pulau Jawa, bahkan mancanegara.
Salah satu pelaku usaha kecil menengah (UKM), yang melirik pasar bir pletok, adalah Wati Badriah, Perempuan kelahiran Jakarta, 18 November 1957 ini, sudah 10 tahun berkecimpung memproduksi bir pletok, dengan label, ‘Birpletok Mak Wati’. yang berlokasi di Jl.Flamboyan VI no.167-168 RT.04/07 PTI.2 Kota Bekasi
Sugeng Riyanto selaku Ketua RT.04/07 mengatakan, dengan adanya pelaku usaha kecil menengah (UKM) bir pletok di lingkungan kami banyak kontribusi yang diberikan secara gratis untuk segala kegiatan dilingkungan RW.07. (SR)
www.koranpelita.com Jernih, Mencintai Indonesia