Meski Jarak Jauh, Pengundian Turnamen Sahabat Ngopi II Sukses Digelar

Turnamen bulutangkis Sahabat Ngopi II sudah dimulai dengan pengundian pemain, di rumah Pak Busro, tadi malam. 10 orang panitia melakukan pengudian, sementara para pemain mengikuti lewat zoom.

Suasana zoom yang dipandu oleh Sutrisno Yulianto itu, berlangsung gayeng. Menjadi temu rindu sesame perantau Kulon Progo yang semakin sulit berjumpa oleh karena pandemi Corona. “Ini bisa menjadi tombo kangen konco-konco sedhoyo,” kata Mas Tris yang asli Paliyan, Kapenewon Temon.

Walaupun terbangun suasana keakraban, namun aura pertandingan sudah terasa. 32 pasang pemain sudah saling memetakan lawan-lawannya. Semua seolah deg-degan menunggu siapa yang akan menjadi lawan pada babak pertama yang digelar Sabtu depan, 17 Oktober 2020. Turnamen ini memang bentuk keakraban warga Kulon Progo dalam memperingati hari jadi Kabupaten Kulon Progo ke-69.

Tadi malam, jalannya pengundian pemain secara virtual,  selesai dilakukan menjelang jam 11 malam. Seluruh peserta sudah menemukan pasangan yang akan menjadi lawan main.

“Alhamdulillah berjalan lancar, walaupun pengundian jarak jauh tapi sambutan konco-konco semua sangat antusias,” tambah Mbah Yatno Alimonsa.

Mbah Ali juga surprise karena hasil pengundian, sudah langsung terasa aura pertandingan. Ada rivalitas yang ketat, sejak dari babak pertama. Pasangan nomor 17 dan 18, sudah harus ada yang tersingkir padahal dua pasangan itu sangat diungguglkan.

“Ini seru, pasangan Bayu-Adit bertemu dengan pasangan Saeful-Reza di awal, jadi kita semua bisa disuguhi permainan keras dari pasangan yang diunggulkan. Jika tidak bertemu di babak pertama, banyak yang yakin mereka akan bertemu di babak final,” kata Mbah Yatno.

Pasangan nomor 17-18 memang disangat diharapkan bertemu di final. Tapi mereka sudah bertanding sejak dari babak pertama, sehingga seperti sudah ada laga Brontoyudo. Tapi ya bagus, artinya pertandingan ini, sudah seru sejak babak awal.

Yang juga akan seru, tambah Mbah Yatno Alimonsa adalah pertemuan Ade Rasban yang pada turnamen Sahabat Ngopi pertama menjadi juara. Ade yang berpasangan dengan Boby, akan bertemu dengan Prastowo dan Sulistyo yang juga pemain-pemain bagus.

“Pasangan yang datang langsung dari Kulon Progo juga bagus, tapi sepertinya tidak  akan mendapat hambatan untuk melaju ke babak berikutnya. Pak Sholeh dan Pak Aris adalah tokoh bulutangkis Kulon Progo dan pemain-main yang bagus,” tutur Mbah Yatno Alimonsa.

Mbah Ali yang juga dikenal sebagai sesepuh KPDJ ini, yakin, pada tanggal pelaksanaan akan berjalan lancar sesuai kesepakatan seluruh pemain untuk ta’at pada protokol kesehatan. Panitia sudah jauh-jauh hari menerapkan aturan ketat dalam soal protokol kesehatan.“Pengudian jarak jauh melalui zoom adalah salah satunya untuk menjalankan Prokes,” tegas Mbah Ali.

Pada pelaksaaan turnamen, tambah Iwan Codet salah satu panitia yang paham betul soal teknik pertandingan, akan lebih ketat lagi aturan Prokes kita jalankan. “Kedatangan pemain sudah diatur sesuai jam yang disepakati. Urutan pemain dan jam pertandingan sudah dibuat. Panitia juga menempatkan beberapa orang yang akan mencegat orang yang masuk GOR untuk menjalankan Prokes. Selain itu, ada pantia yang selalu keliling mengharuskan jaga jarak dan pakai masker. Kita pantau terus soal ini,” kata Kang Iwan.

Dalam soal penonton, timpal Heri Rudi Atmoko, tidak boleh ada yang membawa supporter. Pertandingan ini tidak ada penonton. Karena yang ada di area lapangan hanya panitia dan atlet yang bertanding. Pasangan pemain yang belum giliran bertanding juga tidak boleh masuk GOR.

“Pengudian jarak jauh tadi malam juga untuk ngetest peralatan yang akan kita pakai pada saat pertandingan nanti. Karena turnamen ini akan disiarkan secara live lewat streaming di Medsos,” kata Heri Rudi, Wabup KPDJ yang paham betul soal Medsos.

Semua kesiapan panitia, tadi malam juga sudah dimantapkan. Termasuk bazzar yang akan diikuti oleh UMKM perantau Kulon Progo. Beberapa dagangan memang sudah siap dijajakan dalam  turnamen ini. “Tempatnya sudah disiapkan. Dagangannya juga dari teman-teman Sahabat Ngopi agar kita bisa pastikan aman. Yang nunggu dan melayani dagangan juga hanya dua orang, jadi yang ikut bazzar hanya menitipkan dagangannya tidak boleh ikut jualan,” kata Mad Rais, salah seorang penggagas Sahabat Ngopi yang mengurusi UMKM.(pitu)

About dwidjo -

Check Also

Peringatan Hari Santri, Diikuti Kepala Daerah se Jabar Dengan Virtual

Bekasi, koranpelita.com – Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *