UMKM Mebel Kendal, Melakukan Ekspor Di Masa Pandemi

Semarang,Koranpelita.com

PT Inizio yang terus berproduksi dan melakukan ekspor selama masa pandemi COVID-19, mendapat apresiasi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Pasalnya, usaha orderan dari UMKM tersebut malah meningkat nyaris 30 persen.

Ganjar Pranowo yang memulai aktifitas paginya dengan gowes dari rumah dinasnya, menuju ke Kabupaten Kendal. Dia secara khusus ingin mendatangi pabrik  sembari nge-vlog.

Pabrik furnitur, spesialisasi furnitus outdoor. Seperti kursi pantai, hingga kursi dan meja makan untuk luar ruangan. Semuanya, di desain khusus dan menggunakan bahan lokal. “Pabrik kita sudah berjalan 15 tahun, 95 persen kita ekspor,” kata Efran.

Berkunjung selama kurang lebih 45 menit, Ganjar berkeliling menengok produksi dari furnitur outdoor yang bermaterial kayu dan plastik sintetis tersebut. Hanya mayoritas pasar dari produknya adalah negara-negara Eropa.

“Ekspornya 72 persen ke eropa, 18 persen Amerika, 7 persen asia dan 3 persennya lagi Afrika. Lokal juga ada, tapi biasanya pesanan khusus hotel-hotel,” katanya.

UMKM tersebut saat ini, lanjut Efran melibatkan setidaknya 300 karyawan yang berusia sekitar 19-50 tahun. Kebanyakan, merupakan lulusan SMA/SMK. Bahkan, pen-desain furnitur juga lulusan SMK.

“Desain kami khusus, asli dari putra Kendal. Kebanyakan limited, jadi yang tahun ini sudah dibikin, tidak diproduksi lagi ganti desain baru,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam kesempatan itu mengapresiasi kreatifitas dari pemilik UMKM tersebut. Dengan bahan yang sederhana, didesain sedemikian rupa sehingga hasilnya menarik dan jadi incaran buyer asing.

“Ini keren, di tengah era ekonomi baru, ada pandemi yang membuat semuanya serba sulit, ada UMKM yang justru omzetnya naik 18-20 persen,” kata Ganjar.

Ganjar mengapresiasi, bagaimana UMKM tersebut menyerap ratusan pekerja lokal dan melatihnya. Di sisi lain, pihaknya mengusulkan agar UMKM tersebut, membuka pelatihan bagi masyarakat untuk bisa bekerja di rumah.

“Jadi pabrik ini butuh tambahan pekerja, saya usul tadi supaya merekrut dan kemudian melatih. Tetapi barang yang akan diproduksi itu bisa dibawa pulang untuk kemudian dikerjakan di rumah. Sehingga tidak penuh menumpuk di pabrik,” terang Ganjar.(sup)

About redaksi

Check Also

Pangdam IV/Diponegoro Kunjungi Kodim 0722/Kudus, Tekankan “Zero Accident” dan Nol Pelanggaran

Kudus, KORANPELITA.Com – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., melaksanakan kunjungan kerja ke Markas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca