14.000 Personil Gabungan TNI- Polri Amankan Pilkada Serentak di Jateng

Semarang,Koranpelita.com

Kepolisian Daerah Jawa Tengah menurunkan 14.000 Personil Polri- TNI untuk pengamanan Pilkada serenrak di 21 daerah yang menggelar Pilkada, yang kini sudah mulai melakukan pendaftaran di KPU masing-masing di Kabupaten/Kota..

Kasubid Penmas Bidhumas Polda Jateng, AKBP Fidelis purna timuranto menjelaskan, pengananan mulai dilakukan daribtahapan pendaftaran sampai pelantikan kepala daerah terpilih. Sebanyak 14 ribu personel gabungan diturunkan untuk pengamanan.

“Polda di 21 Kabupaten-Kota sekitar 14 ribu, digabung TNI-Polri,” jelasnya seusai melakukan upacara operasi mantap praja 2020 di lapangan Mapolda Jateng.

Menurutnya, dari 21 Kabupaten/Kota yang lakukan Pilkada, di Pilwalkot Solo ada dua pasangan calon yang maju yaitu Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa. Sementara itu lawanya yaitu calon independen Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo).

Di Kota Semarang, petahana Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu kembali maju Pilwalkot Semarang. Pasangan ini didukung seluruh partai dan digadang-gadang bakal melawan kotak kosong.

“Kota Solo dan Kota Semarang menjadi dua daerah yang menjadi prioritas pengamanan polisi pada masa Pilkada serentak 2020 di Jawa Tengah,” katanya.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iskandar F Sutisna saat ditanya apakah Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi akan berkantor di Solo selama masa Pilkada.

Ia menjelaskan Kapolda Jateng tetap berkantor di Semarang selama masa Pilkada ini. Namun diakuinya, Solo memang menjadi salah satu daerah dengan eskalasi kerawanan tinggi.

Sesuai dengan instruksi dari Kapolda Jateng bahwa semua Kapolres yang wilayahnya menggelar pilkada, tidak boleh mengendorkan pengamanan. Terutama, untuk menjaga iklim tetap kondusif hingga berakhirnya pilkada. Termasuk memberi perintah khusus kepada kapolres yang wilayahnya masuk di peta kerawanan pilkada tertinggi.

“Artinya, semua itu punya potensi kerawanan. Dari mulai tiap tahapan pilkada, itu pasti ada kerawanan. Apalagi nanti sudah masuk tahapan penghitungan dan pengumuman, itu pasti sudah rawan lagi. Ini menjadi atensi pihak kepolisian. Apalagi wilayah Solo Raya juga menjadi atensi kita,” ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, Polda Jateng juga menerjunkan jajaran intel, humas dan reskrim untuk melakukan patroli siber media sosial yang bernada ujaran kebencian atau hasutan dan kabar bohong.(sup)

About redaksi

Check Also

KOPASKA TNI AL PASTIKAN KEAMANAN OBJEK VITAL NASIONAL DENGAN LATIHAN ANTI PEMBAJAKAN PESAWAT

Surabaya, Koranpelita.com Komando Pasukan Katak TNI AL menggelar latihan dengan materi penanganan bahan peledak pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca