38 Guru dan Tenaga Kesehatan Bojongmangu di Swab Test

Bekasi, koranpelita.com – 38 orang Guru dan Tenaga Kesehatan di Kecamatan Bojongmangu mengikuti pemeriksaan Swab Test Polimerase Chain Reaction (PCR) masif di Puskesmas Karangmulya, Desa Karangmulya, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Senin (31/8/2020).

Dari 38 orang yang mengikuti Swab Tes tersebut terdiri dari 28 orang tenaga kependidikan dan 10 orang petugas kesehatan.

Swab tes dilaksanakan untuk mengetahui secara sampling penyebaran dan pencegahan Covid-19 khususnya di wilayah kerja Puskesmas Karangmulya.

Menurut Kepala Puskesmas Karangmulya, H. Dadan Mulyana, Puskesmas sebagai garda terdepan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melaksanakan kegiatan pemeriksaan Swab PCR dengan untuk mengetahui penyebaran Covid-19 khususnya diwilayah Kecamatan Bojongmangu.

“Kegiatan ini untuk diagnosis, agar dapat mengetahui secara sampling penyebaran dan pencegahan Covid-19 khususnya di wilayah kerja Puskesmas Karangmulya-Bojongmangu,” kata Dadan.

Dikatakannya, pemeriksaan Swab test ini adalah program dari Dinas Kesehatan Kabupaten dan Pemprov Jabar.

Kegiatan tersebut untuk membantu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di wilayahnya masing-masing  agar penyebaran Covid-19 dapat dicegah secara dini.

Berdasarkan data terbaru laman pikokabsi.bekasikab.go.id, Senin (31/08/20) hanya ada 1 kasus suspek di Kecamatan Bojongmangu sehingga wilayah ini termasuk zona hijau karena belum pernah terjadi adanya kasus positif Covid-19.(her)

About redaksi

Check Also

OJK dan Bareskrim POLRI Perkuat Penegakan Hukum dI Sektor Jasa Keuangan

Jakarta, KORANPELITA.Com– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pertanyaan Keamanan *Batas waktu terlampaui. Harap selesaikan captcha sekali lagi.

Eksplorasi konten lain dari www.koranpelita.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca