Sudrajat: NU Care LAZISNU Sambut Kepulangan Ety Thoyib Anwar

Bekasi, Koranpelita.com

Duta Besar Republik Indonesia untuk Saudi Arabia Agus Maftuh Abegebriel memberikan apresiasi kepada masyarakat atas donasi yang dikumpulkan untuk membebaskan Ety Toyyib Anwar dari hukuman mati di Saudi Arabia.

“Kami menyampaikan berjuta terimakasih kepada Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) yang telah memberikan sumbangan sebesar Rp12,5 milyar atau 80 persen dari jumlah diyat tebusan yang diminta ahli waris korban,” katanya dalam siaran pers dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh yang diterima, Senin (6/7/2020).

Ketua NU Care, Achmad Sudrajat mengucapkan terima kasih kepada segenap santri, warga NU di berbagai kawasan, baik di pusat dan daerah.

“Kami ucapkan terima kasih, khususnya kepada Ketua Umum PBNU dan jajarannya atas kontribusinya terhadap program Peduli Ety. Ini Salah satu program NU Care LAZISNU for humanity,” paparnya.

Diharapkan dengan program ini, misi misi kemanusiaan NU Akan lebih memberikan nilai dan perannya dikancah global.

Sudrajat menjelaskan sebelumnys juga NU Care LAZISNU dan LPBI NU turut hadir dalam kegiatan kemanusiaan di Rohingnya, Bangladesh, Srilanka, Yaman, Palestina, Afghanistan, Bosnia dan dibtempat lain di dunia.

Sudrajat menjelaskan NU akan selalu tampil dan peduli terhadap gerakkan kemandirian dan kemanusiaan dalam berbagai bentuknya.

Ketua LAZISNU Kota Bekasi Drs H Muiz Ali Murtadho menegaskan, pihaknya menyambut baik kepulangan TKI asal Majalengka yang bebas dari hukuman mati di Saudi Arabia.

“Kami menyambut bahagia atas kepulangan Ety Toyyib Anwar kembali bersama keluarga di kampung halamannya, Majalengka, Jawa Barat. NU Care LAZISNU Kota Bekasi sebagai bagian masyarakat Jawa Barat ikut bahagia dan terharu, LAZISNU bisa ikut menyelamatkan anak bangsa Indonesia. Semoga LAZISNU semakin bermanfaat dan dicintai masyarakat.

LAZISNU Sumbang Terbesar 

Kepedulian untuk Ety Toyyib Anwar mengalir dari masyarakat Indonesia, khususnya para dermawan. Sumbangan terbesar berasal dari nahdliyyin yang mencapai 80 persen dari total sumbangan sebesar 4 juta Riyal Saudi atau Rp15 milyar.

Dana dihimpun selama tujuh bulan dari para dermawan santri, kalangan pengusaha, birokrat, politisi, akademisi, masyarakat Jawa Barat dan komunitas filantropi.

Agus berterima kasih kepada para dermawan di Indonesia yang menyumbang sehingga mencapai Rp15.5 Milyar.

Dalam empat tahun terakhir, KBRI Riyadh berhasil membebaskan delapan WNI dari hukuman mati dengan tanpa tebusan diyat. Di antaranya ada sepasang suami istri asal Indramayu.

Dijelaskan sore ini, tenaga kerja Indonesia (TKI) bernama Ety Toyyib Anwar yang lolos dari hukuman mati di Arab Saudi akan tiba di Jakarta. Dia adalah TKI yang lolos dari hukuman mati berkat tebusan 4 juta Riyal atau Rp 15,5 miliar.

“Ety Toyyib Anwar, WNI asal Majalengka yang selamat dari hukuman mati dijadwalkan akan tiba di Jakarta sore ini pukul 16.05 WIB,” tambahnya.

Proses pemulangannya telah dipercepat berkat upaya yang dilakukan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.

Agus telah menemui Penasehat Raja Salman, Pangeran Khalid al-Faisal Al Saud yang juga menjabat Gubernur Makkah, dengan didampingi Koordinator Perlindungan WNI KBRI Riyadh, Raden Arief dan atase hukum Rinaldi Umar. Pertemuan berlangsung di kantor Pangeran Khalid al-Faisal di Jeddah.

Agus telah mengunjungi rumah Ety di Majalengka Oktober 2018. Agus meminta restu, doa, dan dukungan dari anak dan saudara-saudara Ety untuk berupaya maksimal membebaskan Ety.

Dulunya, Ety Toyyib bekerja di Kota Taif, Arab Saudi. Tahun 2001 Ety didakwa menjadi penyebab wafatnya sang majikan, Faisal al-Ghamdi. Dalam persidangan keluarga majikan menuntut hukuman mati qisas dan pengadilan memutuskan untuk hukuman mati/qisas. 18 Tahun berikutnya dengan melewati negosiasi yang panjang dan alot, keluarga majikan bersedia memaafkan dengan meminta diyat tebusan sebesar SR (Saudi Real) 4.000.000.

Dubes Agus Maftuh menjelaskan, KBRI menggalang dana untuk pembebasan Ety dari hukuman mati. Sumbangan para dermawan dan pihak di Indonesia menyelamatkan Ety dari algojo Saudi. (D)

About dwidjo -

Check Also

Buang Limbah di Kali CBL, FSW Dipanggil DPRD

BEKASI, koranpelita.com – Manajemen PT Fajar Surya Wisesa menghadiri pemanggilan audiensi di Ruang Kerja Komisi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *