Bupati Bekasi, H.Eka Supria Atmaja dalam peletakan batu pertama pembangunan masjid Al Ikhlas Burangkeng. (Fot- hms)

Bupati Bekasi Ingatkan Masyarakat Selalu Ikuti Protokol Kesehatan

*** Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al-Ikhlas di Desa Burangkeng

Bekasi, koranpelita.com – Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengingatkan kepada masyarakat  untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Pesan itu disampaikannya pada peletakan Batu Pertama pembangunan Masjid Jami Al-Ikhlas yang terletak di Kp. Cisonyosog Desa Burangkeng Kecamatan Setu pada Senin (29/6/2020).

“Alhamdulillah kita bisa bertemu dalam suasana covid seperti ini, namun saya minta untuk menjaga jarak dan memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Sekarang ini covid-19 di Kabupaten Bekasi sudah terus melandai. Ini semua hasil kerja keras kita bersama,” ucapnya.

Dirinya juga menyampaikan perkembangan terkini kasus Covid-19 yang ada di Kabupaten Bekasi.

Saat mengunjungi Mesjid itu Bupati memberikan apresiasi  atas pembangunan dan perbaikan Masjid Jami Al-Ikhlas ini. Dirinya menyebut mendapatkan laporan dari Lurah setempat tentang kondisi Masjid yang sudah tidak layak digunakan.

“Saya dengar dari Pak Lurah katanya masjid ini sudah harus diperbaiki, jadi akan segera kita rapihkan. Terlebih Masjid memang menjadi tanggung jawab kita bersama, jangan hanya mau bongkarnya saja, namun juga harus segera diselesaikan,” jelasnya.

Bupati menambahkan, Masjid bukan hanya menjadi tempat untuk beribadah saja bagi masyarakat, namun juga tempat untuk mencari ilmu agama. Dirinya menyebut Pemerintah Daerah akan memberikan beasiswa bagi anak-anak yang cerdas dan hafal Al-Qur’an.

“Kita tentunya ingin agar generasi penerus memiliki akhlak yang baik. Makanya kita didik mereka kebaikan, karena di tahun 2021 Pemerintah Daerah sudah menganggarkan untuk masyarakat yang cerdas dan hafal Al-Qur’an akan diberikan beasiswa untuk kuliah dimana saja,” jelasnya.

Tidak hanya memberikan beasiswa untuk kuliah saja, namun Bupati menjelaskan biaya hidup selama kuliah juga akan menjadi tanggungan Pemerintah Daerah.

“Kita tidak hanya mencari yang pintar saja, tapi juga yang akhlaknya baik, untuk membantu Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik lagi.” tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut juga turut hadir Camat Setu, para Tokoh Agama serta Tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi.(Ane/hms)

About dwidjo -

Check Also

Kasus Covid Naik, Pemkab Bekasi Minta Warga Patuhi Prokes

Bekasi, koranpelita.com – Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bekasi kembali naik menembus angka 314 kasus, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *